Ilustrasi alat deteksi Covid-19. (Foto: Shutterstock).
Ilustrasi alat deteksi Covid-19. (Foto: Shutterstock).

Jumlah kasus Covid-19 yang terus melonjak di Kota Malang nampaknya mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Tak dapat dipungkiri, dengan lonjakan angka kasus mencapai 379 hingga kemarin (Kamis, 16/7/2020) proses tracing juga lebih masif dilakukan. Hal ini untuk secara pasti mengetahui siapa saja kontak erat antar pasien agar bisa diantisipasi dan tidak menularkan ke yang lainnya.

Baca Juga : Pemkot Batu Segera Bangun Puskesmas di Desa Tulungrejo

Upaya masif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk meminimalisir penyebaran tersebut nampaknya bersambut. Sebab dalam waktu dekat Kota Malang bakal mendapat bantuan alat Polymerase Chain Reaction (PCR)-Swab.

Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, bantuan alat PCR-Swab tersebut akan mempercepat proses 3T. Yaitu, tracing (pelacakan), treatment (perawatan) dan testing (tes spesimen) bagi masyarakat yang terindikasi terjangkit Covid-19. 

Mengingat, tak hanya pasien terkonfirmasi positif saja yang meningkat. Tetapi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mencapai angka 505. 

"PCR-Swab kita dapat bantuan, tapi barangnya belum sampai. Ada salah satu perusahaan yang memberikan kepada kami. Ini nanti untuk mempercepat dan mempermudah testing di kita," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Malang, Jumat (17/7/2020).

Bantuan sebanyak 1 unit alat PCR-Swab tersebut nantinya akan ditempatkan di RSUD Kota Malang. Menurutnya, alat ini dalam sehari mampu memeriksa 250 spesimen sampel swab.

"Kemampuannya setiap hari 250 mesin itu (PCR-Swab)," imbuhnya.

Baca Juga : Peringkat 7 Jatim, Covid-19 di Kabupaten Malang Tembus 357 Kasus

Lebih lanjut, ia mengatakan alat PCR-Swab itu masih dalam proses menuju ke Indonesia. Nantinya, diharapkan semakin mempermudah tugas dari petugas kesehatan di lapangan yang menangani pasien Covid-19.

"Ini sekarang masih proses dari Inggris menuju Indonesia (alat PCR-Swab). Paling tidak proses tes pasien nanti lebih cepat diketahui hasilnya. Pagi dilakukan tes sore sudah bisa keluar hasilnya itu," tandasnya.

Sebagai informasi, dari total 379 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang saat ini sebanyak 101 pasien telah dinyatakan sembuh. 27 pasien meninggal dunia, dan sisanya masih dalam perawatan.

Di samping itu, dari PDP yang tercatat saat ini sebanyak 505 kasus, dengan meninggal sebanyak 45 orang. Kemudian 208 dinyatakan sehat, dan sisanya masih dalam tahap perawatan.