Jatim Times Network Logo
Pemerintahan

Paripurna KUA-PPAS, Tahun 2021 Kota Blitar Fokus Pemulihan Ekonomi

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

15 - Jul - 2020, 02:22

Rapat  paripurna KUA-PPAS digelar DPRD Kota Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Rapat paripurna KUA-PPAS digelar DPRD Kota Blitar. (Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2021.

Rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Blitar pada Rabu (15/7/2020) dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kota Blitar Yasin Hermanto yang didampingi Ketua DPRD dr Syahrul Alim dan Wakil Ketua II Agus Zunaidi. Turut hadir dalam rapat paripurna tersebut, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M. Sinambela, kepala OPD terkait, dan Forkopimda Kota Blitar. 

Baca Juga : Tangani Covid-19, DPRD Kota Malang Sharing dengan DPRD Kabupaten Blitar

 

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Blitar Santoso menyampaikan nota pengantar KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2021. Disampaikan bahwa pada tahun 2021 ada 5 program prioritas di Kota Blitar. Di antaranya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat, peningkatan SDM di bidang kesehatan, sosial dan kebudayaan. Kemudian peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, lingkungan hidup dan stabilitas keamanan.

“Tahun 2020 kita dilanda bencana covid-19. Maka  tahun anggaran tahun 2021 akan menjadi upaya kami untuk memulihkan kembali kondisi perekonomian masyarakat. Tahun 2021 merupakan tahun pemulihan ekonomi,” ungkap Santoso.

Santoso menambahkan, Pemkot Blitar mendorong agar ekonomi menggeliat kembali di tahun 2021 mendatang.”Prioritas-prioritas itu kami tuangkan di KUPA-PPAS 2021. Kami dorong ekonomi Kota Blitar bangkit kembali,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Yasin Hermanto mengatakan, dampak covid-19 memengaruhi kekuatan anggaran APBD Kota Blitar tahun 2021. Dari sisi anggaran diperkirakan APBD Kota Blitar berkisar antara Rp 918, 15 miliar yang terdiri dari PAD Rp 177,33 miliar, pendapatan transfer Rp 722,69 miliar, dan pendapatan lainya Rp 17,92 miliar.

Baca Juga : Legislatif Nilai Penerimaan dan Potensi PAD Pajak Daerah Kota Malang Tak Ada Kejelasan

 

“PAD jelas menurun. Ini masih dalam antisipasi untuk anggaran dari pusat dan provinsi. Mudah-mudahan bisa turun ke daerah,” kata politisi Partai  Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Lebih dalam Yasin menyampaikan, setelah paripurna hari ini, berikutnya DPRD bersama eksekutif akan melakukan pembahasan-pembahasan lebih lanjut terkait APBD Kota Blitar tahun 2021. "Sudah kami adwalkan. Dan kalau tidak salah pada 6 Agustus akan paripurna ketiga,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy