Water barrier yang nampak terpasang di u-turm depan pintu masuk UB, lokasi yang sebelumnya jadi langganan pelanggar lalulintas (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Water barrier yang nampak terpasang di u-turm depan pintu masuk UB, lokasi yang sebelumnya jadi langganan pelanggar lalulintas (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Lokasi u-turn Jalan Veteran dekat Simpang ITN, tepatnya depan pintu masuk Universitas Brawijaya (UB) sisi selatan, yang jadi lokasi langganan pelanggar lalu lintas, saat ini dipasangi deretan water barrier.

Pemasangan tersebut untuk mencegah adanya para pengendara yang melawan arus melalui u-turn untuk jalan pintas menuju ke arah Jalan Bendungan Sutami dan Jalan Sigura-Gura.

Baca Juga : Penampakan Donald Trump Pakai Masker di Depan Umum untuk Pertama Kalinya

Water barrier dipasang pada kedua sisi u-turn. Tiga water barrier dipasang pada sisi utara agar semakin menyulitkan dan mencegah pengendara dari utara melintasi u-turn.

Sedangkan satu water barrier dipasang pada sisi selatan, sebagai backup dari sisi utara manakala terdapat pelanggar yang tetap nekat melintas agar kesulitan saat keluar u-turn.

Kasat lantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution menjelaskan, jika pemasangan water Barrie tersebut, telah dilakukan sejak Jumat (10/7/2020) lalu.

Hal itu melihat dari banyaknya para pelanggar yang nekat menjadikan u-turn tersebut jalan pintas.

"Padahal di situ sudah ada rambu larangan putar balik, namun masih saja tetap pengendara nekat melawan arus, " bebernya.

Untuk itu, lanjut Rama-sapaan akrab Kasat Lantas-, jika dengan dipasangnya water barrier semakin menekan angka pelanggaran yang seringkali terjadi di lokasi tersebut.

"Agar semakin maksimal. Kami tempatkan personil untuk melakukan penindakan. Namun itu sifatnya situasional," ungkapnya.

Baca Juga : U-turn Jalan Veteran Jadi Langganan Pelanggar Lalin, 1 Jam 20 Pengendara Lawan Arus

Pihaknya juga berharap, agar masyarakat sendiri menumbuhkan kesadaran dalam berlalu lintas. Sebab, ketika pelanggaran lalu lintas dilakukan, hal itu akan membahayakan diri sendiri dan orang lain.

"Masyarakat juga jangan tertib atau patuh bila hanya ada petugas yang berjaga. Tetap patuhi aturan ada ataupun tidak ada petugas," bebernya.

Sementara itu, sebelumnya, lokasi u-turn simpang ITN kerap menjadi langganan dari para pelanggar lalu lintas. Pengendara nekat melawan arah lewat u-turn yang seharusnya digunakan pengendar putar balik dari arah timur.

Bahkan dalam pengamatan sebelumnya, dalam satu jam, terdapat 20 pelanggar yang nekat melawan arus melewati u-turn. Beberapa pelanggar juga sempat ditindak oleh petugas yang saat itu berjaga.