Pelaku pencurian hp jamaah masjid yang tertangkap korbannya sendiri (Ist)
Pelaku pencurian hp jamaah masjid yang tertangkap korbannya sendiri (Ist)

Pemanfaatan fitur-fitur khusus pelacakan lokasi di telepon seluler (ponsel) bisa berguna saat tiba-tiba hp raib. Seperti pengalaman Musa (20) warga Jalan Satsuit Tubun Kota Malang yang menjadi korban pencurian ponsel.

Ponselnya hilang dari dalam tas saat ia melakukan ibadah salat di Masjid Al Huda, Jalan Sarif Al Kodri, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen pada Selasa (7/7/2020) petang. Namun tak lama, Musa berhasil menemukan ponsel sekaligus pelaku pencurian.

Baca Juga : Mobil Parkir di Depan Ruko Kawasan Kalpataru, Empat Velg dan Ban Digasak Maling

Pelaku tertangkap berkat kecerdikan korban atau pemilik ponsel. Pelaku diketahui bernama Abdul Latif (48), warga Jalan Kramat, Gang 1, Kelurahan Sampan, Kabupaten Sampang.

Kapolsek Klojen, Kompol Fatkhur Rohman membenarkan perihal pengamanan pelaku pencurian ponsel milik jamaah masjid. Asal mula kejadian, korban pada Selasa (7/7/2020) menjalankan salat maghrib di Masjid Al Huda.

Saat itu, korban meletakan tas miliknya yang berisi ponsel di belakang papan pengumuman masjid. Namun begitu usai menjalankan salat, korban kaget mendapati ponselnya telah raib dari dalam tas.

Dari situ kemudian korban berupaya mencari dan melacak keberadaan ponselnya memanfaatkan fitur find my phone. Upaya korban akhirnya membuahkan hasil, keberadaan telepon pintarnya terdeteksi berada di kawasan Jalan Halmahera.

Selanjutnya, korban bersama temannya mencoba mendatangi lokasi atau posisi terdeteksinya keberadaan ponsel. Di tempat tersebut, korban mengetahui seorang laki-laki yang sebelumnya sempat dia ketahui berada di masjid.

Namun, ketika melihat korban bersama temannya, laki-laki tersebut kabur. Oleh korban dan temannya, laki-laki tersebut dikejar dan berhasil tertangkap di Jalan Prof. Moh. Yamin.

Baca Juga : Lewat Aplikasi Jogo Malang, Masyarakat Bisa Lihat Daftar Buron Polisi

"Saat tertangkap, pelaku mengakui perbuatannya. Hp korban oleh pelaku ditaruh di rumah kontrakannya di Jalan Kyai Tamin. Setelah didatangi memang benar ada handphone milik korban. Selanjutnya pelaku berikut barang buktinya di serahkan ke Polsek Klojen," bebernya.

Sementara itu di hadapan petugas, pelaku mengaku jika ia baru pertama kali melakukan aksinya. Namun pengakuan tersebut masih terus didalami petugas.

Saat ini pelaku masih mendekam di ruang tahanan Polsek Klojen. "Pelaku terancam Pasal 362 KUHP. Ancaman pidana penjara selama 5 tahun," pungkasnya.