Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Pandean, Kota Madiun.
Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Pandean, Kota Madiun.

Prestasi warga masyarakat di Kelurahan Pandean, Kota Madiun, layak di beri apresiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun. Hal itu lantaran Kelurahan tersebut berkesempatan menjadi Kampung Tangguh Semeru tingkat Jawa Timur (Jatim) tahun ini.

Terpilihnya Kelurahan Pandean, membuatnya melenggang dan menjadi wakil Kota Madiun dalam lomba Kampung Tangguh Semeru yang diprakarsai Polda Jatim. 

Baca Juga : PDIP Kabupaten Blitar Desak Polisi Usut Tuntas Aktor Pembakaran Bendera Partai

Tentunya, sebelum terpilih menjadi Kampung Tangguh Semeru tingkat Jatim, perjuangan warga masyarakat di lingkungan RT 52 dan 51, RW 17, Kelurahan Pandean, patut diapresiasi. Menyisihkan 5 Kampung Tangguh lain di kota Madiun, membuat Kelurahan Pandean melenggang di tingkat Jatim. Serta berkesempatan menjadi Kampung Tangguh Semeru tingkat Jatim. 

“Dari 8 item penilaian kita sudah memenuhi hal itu tinggal bagaimana kita berinovasi agar berbeda dengan daerah lain,” ucap Januar Ketua RT 52. 

8 item yang dinilai itu, lanjut Januar, meliputi bidang ekonomi, kesehatan, keamanan, pos pengawasan, sarana dan prasarana, gotong royong hingga peran serta masyarakat.

“Hal itu semua sudah melekat di warga,” ujarnya.

Januar  mencontohkan adanya pengawasan selama 24 jam di pos depan masuk perumahan. Setiap kedatangan tamu dilakukan pemeriksaan, baik pemakaian masker dan cek suhu badan. Selain itu di setiap depan rumah warga di Kelurahan Pandean juga menyediakan tempat cuci tangan.

"Alhamdulillah kesadaran masyarakat di sini cukup tinggi. Masyarakat sudah terbiasa mencuci tangan sebelum masuk rumah. Jadi hal ini bukan sekedar menggugurkan kewajiban protokol kesehatan Covid-19 saja" tegasnya.

Tidak hanya itu di lingkungan Kelurahan Pandean juga terbentuk posko kesehatan. Posko tersebut juga sudah ada sebelum adanya lomba Kampung Tangguh Semeru tersebut.

Baca Juga : Rumah Warganya Terbakar, BPBD dan Muspika Sumberbaru Kirimkan Bantuan

“Terbentuknya posko kesehatan ini atas inisiatif warga setempat yang memang berprofesi sebagai tenaga medis yaitu sebagai dokter dan bidan,” imbuh Januar.

Berbagai hal itu yang membuat Kelurahan Pandean, baik ada ataupun tak ada lomba, telah benar-benar mempersiapkan serangan wabah Covid-19.

“Jadi saat Corona ramai melanda, di sini sudah langsung menjalankan protokol kesehatan seperti yang di anjurkan pemerintah. Sehingga saat kami ditunjuk sebagai kampung tangguh, warga di sini sudah lebih siap. Tinggal memunculkan inovasi-inovasi agar berbeda dengan daerah lainnya,” urainya yang juga berharap, dalam penilaian Kampung Tangguh Semeru Jatim ada nilai tambahan dengan indikator sikap dan kepedulian warga menghadapi Covid-19.