H. Anang Ahmad Syaifuddin, Ketua DPC PKB Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
H. Anang Ahmad Syaifuddin, Ketua DPC PKB Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Pertemuan tertutup yang berlangsung antara PKB dan Partai Gerindra beberapa waktu lalu, melahirkan banyak spekulasi tentang keutuhan dari koalisi itu sendiri.

Namun Ketua DPC PKB Lumajang H. Anang Ahmad Syaifuddin menyebut, pertemuan itu adalah pertemuan biasa antara PKB dan Partai Gerindra.

Baca Juga : Jalin Komunikasi dengan Tiga Parpol, Golkar Akan Koalisi Besar di Pilkada Malang 2020

"Itu pertemuan biasa. Kami ini kan mitra koalisi di pemerintahan Kabupaten Lumajang saat ini. Jadi kalau kami bertemu, itu sebenarnya hal biasa," kata Ketua DPC PKB Lumajang H. Anang Ahmad Syaifuddin.

Ketika ditanya soal agenda utama dari pertemuan itu, Ketua DPRD Lumajang ini menyebut, karena pertemuannya merupakan pertemuan biasa, maka agendanya juga biasa saja.

"Namanya juga pertemuan biasa, ya agendanya juga hal-hal yang biasa saja, tidak terlalu istimewa. Dan tidak menutup kemungkinan kita juga bertemu dengan parpol lain untuk membicarakan kepentingan Lumajang pada tataran politik," kata H. Anang Ahmad Syaifuddin.

Disinggung tentang Pilkada Lumajang yang akan datang, Ketua DPC PKB ini juga menyebut hal itu masih terlalu dini untuk dibahas sekarang.

Baca Juga : Politisi Senayan Pimpin DPD Partai NasDem Lumajang

''Saya kira partai kami, terlalu dini untuk bicara soal itu. Usia pemerintahan ini belum genap dua tahun. Kami dari PKB, mungkin juga seluruh parpol belum ada agenda itu kesitu. Kami lebih baik menggunakan energi partai kami untuk mendukung pemerintahan, dan berkontribusi dalam bentuk kritik yang positif untuk menjadikan Lumajang lebih baik," ujar H. Anang Ahmad kemudian.