Ilustrasi saat tengah asik bermain game online di warnet (istimewa)
Ilustrasi saat tengah asik bermain game online di warnet (istimewa)

Apes menimpa Riky Aldi (19) warga asli Denpasar, Bali. Asyik bermain game online di salah satu warnet yang berada di Jalan Mertojoyo, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dia menemui kenyataan pahit saat mau pulang. 

Motor Honda Scoopy kesayangannya bernopol N 2234 BAM, warna hitam yang baru empat bulan ia beli, lenyap dari halaman parkir warnet, meskipun saat itu korban telah mengunci stang dan menutup slot kunci motornya.

Baca Juga : DPR RI dan DJSN Apresiasi LAPAK ASIK - One to Many dari BP JAMSOSTEK KEDIRI

Diceritakan Riky Aldi, jika kejadian tersebut terjadi pada Senin dinihari (15/6/2020). Saat itu, ia mulai parkir di halaman warnet Minggu malam  (14/6/2020) sekitar pukul 22.00 wib. Setelah itu, ia kemudian masuk ke dalam warnet untuk bermain game online.

Sekitar pukul 00.00 wib, korban yang sudah merasa lelah kemudian menyudahi untuk bermain game. Ia kemudian menuju ruangan di atas warnet tersebut untuk menumpang beristirahat. Baru pagi harinya, ketika akan pulang, korban begitu terhentak kaget. Motor yang baru ia beli tepatnya bulan Maret 2020 dulu, telah lenyap tanpa diketahui orang.

"Saya taunya baru tadi pagi, sekitar jam 08.00 wib, baru ngeh (paham/sadar) kalau motor saya tidak ada di tempat," jelas korban, yang sehari-hari tinggal dikawasan Polehan ini.

Setelah itu, korban yang mengetahui motor kesayangannya hilang, ia kemudian mencoba menanyakan keberadaan motor miliknya kepada warga maupun orang sekitar warnet. Akan tetapi hasilnya nihil.

"Di lokasi juga nggak ada CCTV. Untuk kejadian dugaan sekitar jam 02.00 wib sampai jam 06.00 wib," jelasnya.

Baca Juga : Mangkrak, Ratusan Motor dan Mobil Milik Pemkab Malang Bakal Dilelang

Karena tak dapat petunjuk jelas tentang keberadaan motornya, lantas korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru. Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp 18 juta.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni, mengimbau masyarakat untuk memasang alat-alat pengamanan tambahan baik pada kendaraan maupun pada lokasi tempat usaha atau tempat tinggalnya.

"Tentunya itu sebagai antisipasi tambahan, dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika menjadi korban kejahatan, segera melapor ko pos polisi terdekat agar segera bisa tertangani," pungkasnya.