Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat resmikan Pabrik Tangguh Di Pakel / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat resmikan Pabrik Tangguh Di Pakel / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Semakin bertambahnya warga yang positif Covid-19 di Tulungagung memaksa polisi kembali mengeluarkan edaran diberlakukannya jam malam. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia Senin (15/06 /2020) sore.

"Karena jumlah positif (Covid-19) naik terus, dasar melaksanakan kembali jam malam," kata EG Pandia.

Baca Juga : Pasukan Asmaul Husna Diterjunkan Kawal Demo Warga Papua

Perintah yang dikirimkan ke sejumlah Polsek dan jajaran di antaranya meminta agar setiap Polsek wajib memiliki data update Covid-19. Alasannya, ada permintaan data yang diminta oleh Polda Jawa Timur ke tiap Polres di wilayahnya. 
"Permintaan Data di Polda mendadak dan sifatnya segera," tambahnya.

Data yang diminta Polres dari Polsek berupa lengkap khususnya di kampung Tangguh mulai dari jumlah ODP, PDP dan positif.

"Mulai malam ini penerapan jam malam wajib dilaksanakan penegakan hukum," ujarnya.

Langkah yang akan dilakukan menurut Pandia, mulai malam hari (Senin) tiap Polsek wajib melaksanakan patroli dan razia. Sasarannya di warkop-warkop dan tempat-tempat kumpul warga di atas jam 22.00 wib

"Kedapatan melanggar, agar dibawa ke Mako polres, buat surat pernyataan dengan sanksi kerja sosial, Polsek agar mengimbangi mulai malam ini," tegasnya.

Baca Juga : Video Aksi Kelompok Pesepeda Abai Physical Distancing Viral, GTPP Covid-19 Beri Teguran

Dalam pelaksanaan razia, Polsek diminta melibatkan trantib dan anggota Koramil setempat. "(Hasilnya), nanti setiap minggu kita evaluasi dengan team gugus tugas,"pungkasnya.