Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Mengantisipasi banyaknya keluhan dari masyarakat penerima bantuan sosial, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar melalui Komisi II dan Komisi III melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke gudang pemasok. Sasaran kali ini ke gudang penyuplai di Kecamatan Srengat, Kabupaten  Blitar, Selasa (2/6/2020).

Dikatakan Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto, dalam waktu dekat Pemkot Blitar akan membagikan rastrada ke sekitar 11.000 penerima manfaat. Dari sidak ini pihaknya ingin memastikan beras yang disalurkan nantinya benar-benar berkualitas.

Baca Juga : Kembali Sidak Mal, Forkopimda Masih Temui Mal yang Belum Taat Protokol Kesehatan

“Sidak kali ini menyasar pemenang lelang tender pengadaan beras rastrada. Pemenang lelang memiliki gudang di Srengat dan mendapat dukungan penyuplai beras dari Nganjuk,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar,  Totok Sugiarto kepada BLITARTIMES, Rabu (3/6/2020).

Dari sidak ini dewan menemukan adanya kekurangan dari fasilitas gudang tersebut. Diantaranya terkait tingkat kelembaban tempat penyimpanan yang dinilai kurang standart. Hasil sidak ini menjadi catatan DPRD dan akan dilanjutkan dengan sidak ke Nganjuk dengan mengunjungi penyuplai beras.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan, setelah sidak ke Nganjuk selanjutnya Dewan akan memberikan rekomendasi kepada pemkot Blitar melalui dinas terkait terkait teknis pengadaan rastrada.

Baca Juga : Harlah ke-73, Gerakan Pemuda Marhaeinis Blitar Bertekad Terus Jaga NKRI

“Kita ke Nganjuk hari Jumat besuk. Setelah sidak kami akan sampaikan rekomendasi dalam hal ini kepada dinas sosial Kota Blitar,” pungkasnya.