Bupati Jember dr. Faida MMR dengan pakaian APD lengkap saat mengecek alat test Swab RS. dr. Soebandi (foto : Istimewa / Jatim TIMES)
Bupati Jember dr. Faida MMR dengan pakaian APD lengkap saat mengecek alat test Swab RS. dr. Soebandi (foto : Istimewa / Jatim TIMES)

Di Kabupaten Jember, pemeriksaan swab Covid-19 sudah bisa diketahui lebih cepat dan tidak perlu harus menunggu 3 sampai 4 hari. Atau harus membawa sampel ke Surabaya atau rumah sakit rujukan lainnya di Jawa Timur (Jatim). 

Di Rumah Sakit (RS) dr. Soebandi Jember, pemeriksaan test swab bisa diketahui cukup dengan waktu 60 menit atau 1 jam.

Baca Juga : Terapi Plasma Darah Mulai Diterapkan, Covid-19 Masuki Babak Baru di Jatim?

Bahkan dalam kurun waktu 1 jam tersebut, laboratorium milik RS Pemkab Jember ini  bisa melakukan test 100 sampel sekaligus.

Hal ini disampaikan Bupati Jember dr. Faida MMR saat melakukan pengecekan pemeriksaan laboratorium sampel Covid-19.

“Sekali test swab bisa seratus sampel, dan itupun bisa dilihat hasilnya dalam jangka waktu kurang lebih enam puluh menit, dan ini bisa dibuat untuk menambah alat khusus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Jember dalam mempercepat pemeriksaan,” ujar Bupati Jember dr. Faida MMR.

Faida menambahkan, dengan adanya alat tersebut, diharapkan bisa mengurangi pemeriksaan sampel yang biasanya dikirim ke Surabaya. Percepatan ini juga bakal mampu mempercepat pemutusan mata rantai penyebaran virus yang pertama kali diketahui di Provinsi Wuhan China.

“Alat ini juga bisa digunakan untuk memeriksa orang tanpa gejala (OTG) maupun yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19,” bebernya.

Sebelumnya, RSD dr. Soebandi memiliki alat pemeriksaan yang ditujukan bagi pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pantauan (ODP).

Lebih jauh Faida mengungkapkan, untuk pemeriksaan tersebut diberlakukan prosedur standar operasional. Dimana standar sebelumnya juga telah diperbaiki.

Baca Juga : 13 Pasien Konfirm Covid-19 Warga Desa Giripurno Dipindah ke Ruang Isolasi Pemerintah

“Walaupun tidak distandarkan skala nasional, khusus Kabupaten Jember, kita tambahkan dalam SOP untuk pasien OTG yang mempunyai kontak erat,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, RSD dr Soebandi Jember ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 dari luar Jember.

Selain memiliki alat pemeriksaan tersebut, RSD dr Seobandi juga memiliki ruang isolasi bagi perawatan pasien positif Covid-19.