Ilustrasi perawatan pasien positif Covid-19. (Foto: Shutterstock).
Ilustrasi perawatan pasien positif Covid-19. (Foto: Shutterstock).

Masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya telah berakhir Sabtu malam (30/5/2020). Berselang satu hari, Kota Malang mencatat tambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 3 orang.

Jumlah ini menambah rentetan kasus positif Covid-19 per tanggal 31 Mei 2020 mencapai angka 50. Dari total tersebut, 17 pasien sebelumnya sudah dinyatakan sembuh. 2 pasien meninggal dunia, dan kini ada 31 yang masih dalam perawatan baik isolasi mandiri ataupun di rumah sakit.

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto menyatakan tambahan tiga pasien positif tersebut 2 di antaranya dari klaster keluarga. "Satu orang merupakan kontak erat dengan konfirm positif yang masih dirawat, 1 lagi dengan pasien terkonfirmasi positif yang sudah meninggal," jelasnya, Minggu malam (31/5/2020).

Sedangkan, satu pasien lainnya sebelumnya dinyatakan sebagai PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di salah satu rumah sakit di Kota Malang. "Satu lagi PDP di salah satu rumah sakit dan menjalani perawatan di masa PSBB berlangsung," imbuhnya.

Lebih lanjut, Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif menambahkan dari ketiga pasien positif tersebut satu diantaranya menjalani tes PCR-swab di masa menjelang akhir PSBB Malang Raya yakni pada tanggal 29 Mei 2020 lalu.

Pasien ini yang sebelumnya berkategori PDP dan saat ini tengah menjalani perawatan isolasi di salah satu rumah sakit di Kota Malang.

"Satu pasien positif yang sebelumnya PDP ini tes Swab-nya tanggal 29 Mei, dan hasil swab keluar hari ini positif Covid-19. Pasien saat ini menjalani perawatan isolasi di rumah sakit. Sedangkan, 2 warga lainnya isolasi secara mandiri di rumah," terangnya.

Sementara itu, berkaitan dengan satu pasien positif Covid-19 telah dinyatakan meninggal dunia sehari sebelumnya merupakan warga dari kecamatan Blimbing. 

Ia menjelaskan, warga tersebut merupakan pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 cukup lama. Rencananya saat sembuh akan dibawa sama anaknya untuk tinggal bersama.

"Yang meninggal ini salah satu pasien tercatat sebagai conform positif Covid-19 Kota Malang sudah lama. Itu tinggal di Surabaya sebelumnya, lama berobat kemudian diambil anaknya untuk berobatnya di RSSA. Jadi kalau sudah dipulangkan rencananya mau di anaknya, tapi meninggal kemarin," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang itu.

Untuk diketahui, data kasus Covid-19 Kota Malang lainnya hingga 31 Mei 2020 kategori ODR (Orang Dalam Risiko) mencapai 2.087.

Kemudian, OTG (Orang Tanpa Gejala) totalnya 422. Untuk ODP (Orang Dalam Pantauan) tercatat 904 atau bertambah 6 orang dari hari sebelumnya. Dengan rincian 76 masih dalam tahap dipantau, 827 selesai dipantau dan 1 dinyatakan meninggal.

Serta, PDP totalnya kini sebanyak 249 orang. Yang sembuh ada 143, yang masih menjalani perawatan ada 88, dan meninggal dunia sebanyak 18.