Dua truk yang terseret banjir dikawasan tambang Pandan Arum (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Dua truk yang terseret banjir dikawasan tambang Pandan Arum (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Dua truk pasir yang baru selesai mengisi pasir di aliran Kali Mujur desa Pandan Arum Tempeh, jumat (29/5) pagi terseret banjir hingga beberapa meter dari lokasi pertama.

Beruntung pengemudi kedua truk tersebut bisa berenang sehingga selamat dari banjir, saat truknya terbawa arus banjir.

Baca Juga : Air Laut di Pesisir Malang Meluap hingga Bahu Jalan Lintas Selatan 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-1588825458332-0"); }); 

 

Menurut sejumlah saksi mata, pada jumat pagi kedua truk tersebut sebenarnya sudah selesai, dan hendak meninggalkan lokasi tambang di aliran Kali Mujur.

"Disini memang gerimis kecil, tapi dikawasan mungkin hujan deras. Banjir itu datang tiba-tiba, dan kedua truk ini terseret hingga beberapa meter," kata salah seorang penambang di tempat kejadian.

Saat mengetahui banjir besar datang itulah, kedua pengemudi truk kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai.

Selain dua buah truk, satu sepeda motor milik penambang yang berada dilokasi pertambangan juga hanyut terbawa arus banjir.

Kawasan tambang di Lumajang sebegian besar memang berada pada kawasan sungai yang berasal dari lereng Gunung Semeru. Demikian juga dengan material pasir, biasanya dibawa oleh banjir yang datang dan mengaliri sejumlah sungai tersebut.

Baca Juga : Ketua Komisi C DPRD Lumajang Berharap Ekonomi Segera Pulih, Ini Alasannya 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-1588825614199-0"); }); 

 

Jika dikawasan atas Lumajang hujan deras, biasanya menyebabkan banjir pada kali yang menjadi kawasan pertambangan dan tak jarang hal ini menyebabkan sejumlah truk terseret banjir, jika tidak segera menyelamatkan diri.