Kondisi plengsengan dan dinding ambrol di Jalan Wiryo Utomo RT.02 RW. 05, Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Jumat (29/5/2020). (Foto: istimewa)
Kondisi plengsengan dan dinding ambrol di Jalan Wiryo Utomo RT.02 RW. 05, Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Jumat (29/5/2020). (Foto: istimewa)

Akibat hujan selama beberapa hari melanda, membuat plengsengan ambrol di Kota Batu. Bencana ambrol itu terjadi di kawasan Jalan Wiryo Utomo RT.02 RW. 05, Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Jumat (29/5/2020).

Terlihat kejadian plengsengan ambrol terjadi cukup parah tepat di bawah pagar rumah milik warga. Plengsengan ambrol itu sepanjang 27 meter, dengan tebal 0,3 mter dan tinggi 1,5 meter.

Baca Juga : Si Jago Merah Beraksi, Isi Kafe di Kota Batu Ludes Terbakar

Ditambah dinding pembatas setinggi 27 meter dan tinggi 1,2 meter itu ambrol. Sehingga, material plengsengan menutup sebagian saluran irigasi di depan rumah Khosim.

“Ambrolnya plesengan tersebut karena intensitas hujan yang tinggi, ditambah memang hujan terjadi saat lalu selama beberapa hari,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana daerah ( BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim.

Setelah mendapati plengsengan dan dinding ambrol langsung dilakukan pembersihan material yang ada di sana. Sebab material itu menutup sebagian saluran irigasi. 

“Karena kondisi plengsengan itu dekat dengan rumah warga sehingga perlu dilakukan pembangunan kembali plengsengan tersebut,” ucapnya. 

Baca Juga : Ada 8 Event Dicoret, Anggaran Rp 4,5 Disparta Batu Beralih untuk Tangani Covid-19

Sementara itu hingga akhir Mei ini, intensitas bencana di Kota Batu berkurang beriring dengan berkurangnya intensitas hujan.