Salah satu warga yang menerima BLT-DS di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)
Salah satu warga yang menerima BLT-DS di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)

Sebelas desa pertama mulai menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) yang dianggarkan dari dana desa (DD) di Kota Batu. Dari 11 desa itu, totalnya ada 2.860 KK yang menerima atau terdampak covid-19 dengan  total anggaran Rp 1.881.000.

Setiap desa yang menyalurkan bantuan tersebut menerapkan protokol kesehatan. Seperti halnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu, warga tetap menerapkan physical distancing atau menjaga jarak sejauh satu meter dan menggunakan masker.

Baca Juga : Menteri Desa PDTT Ungkapkan 17.259 Desa Telah Salurkan BLT-Dana Desa

Dari 2.860 KK dari 11 desa yang mulai mencairkan BLT-DD, Desa Sumberejo sebanyak 217 KK dengan jumlah Rp 171 juta, Desa Sidomulyo ada 25 KK dengan anggaran Rp 153.600.000, dan Desa Beji 238 KK dengan jumlah Rp 142.800.000. 

Lalu di Desa Mojorejo ada 237 KK dengan anggaran Rp 142.200.000. Di Desa Torongrejo ada 275 KK dengan anggaran Rp 330 juta. Di Desa Tlekung, dana Rp 143.400.000 untuk 239 KK. Di Desa Gunungsari, ada 371 KK dengan anggaran Rp 222.600.000.

Kemudian di Desa Tulungrejo ada 413 KK dengan anggaran Rp 247.800.000. Di Desa Bulukerto anggarannya Rp 95.400.000 untuk 159 KK. Di Desa Punten ada 138 KK dengan dana Rp 82.800.000. Dan di Desa Sumber Brantas ada 249 KK dengan anggaran Rp 149.400.000.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa Kota Batu Agus Baskara mengatakan, penyaluran BLT-DD itu dilakukan sejak Rabu hingga Jumat besok. Pada tahap pertama itu, pemdes menyalurkan bantuan untuk bulan April.

Baca Juga : Kemendag Salurkan Bantuan Sembako dan APD untuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim

“BLT-DD mulai dicairkan oleh 11 desa di Kota Batu sebelum Lebaran ini. Bantuan yang diberikan untuk bulan April,” ucapnya.

Rencananya bantuan itu akan diberikan selama tiga bulan. Dengan demikian, warga terdampak akan menerima sampai bulan Juni mendatang.