Stok gula yang disita Kementrian Perdagangan dari para distributor (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Stok gula yang disita Kementrian Perdagangan dari para distributor (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

Harga gula pasir di pasaran masih tinggi. Dari harga normal yang seharunya dibanderol Rp 12.500, per hari ini (Rabu 20/5/2020) harga gula pasir sekilonya dibanderol dengan harga diatas Rp 15 ribu.

Dari pantauan media online ini, naiknya harga gula tersebut terjadi sudah hampir satu bulan ini. Tepatnya sejak menjelang bulan ramadan. ”Harga gula naik, yang dari Kebonagung jadi Rp 15 ribuan. Tapi kalau yang dari Krebet Rp 14 ribuan,” keluh para pedagang di Pasar Kepanjen saat ditemui wartawan, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga : Sebulan Polresta Kediri Amankan 31 Pelaku, Didominasi Kasus Narkoba

Menanggapi melonjaknya harga gula, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, menginstruksikan kepada petugas gabungan dari Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, serta tim Satgas Pangan untuk menelusuri penyebabnya.

Hasilnya, petugas gabungan yang dikerahkan berhasil menyita sekitar 300 ton dari tangan para distributor gula. Menurut Menteri Perdagangan, banyaknya distributor yang terlibat dalam pasokan gula itulah, yang diduga kuat menyebabkan harga di pasaran melambung dari Harga Eceran Terendah (HET).

”Malang ini wilayah pabrik, tapi harga agak sedikit mahal. Ini agak lain, seharusnya pabrik tersebut menyuplai ke wilayah sekelilingnya dengan harga HET,” kata Menteri Perdagangan saat ditemui awak media di sela agenda kunjungannya di Pabrik Gula Kebonagung, Rabu (20/5/2020).

Untuk menormalkan kembali harga gula, Agus mengaku jika ratusan ton gula yang didapat dari tangan distributor itu bakal segera didistribusikan. Yakni dengan menggunakan skema operasi pasar.

”Kita proses hari ini untuk di-dropping operasi pasar. Dengan temuan ini, diharapkan bisa langsung dialihkan untuk program operasi pasar. Tidak perlu terlalu lama, segera akan didistribusikan sesuai harga HET yaitu Rp 12.500,” ungkap Agus.

Baca Juga : Bupati Keluarkan Instruksi Jam Malam, Catat Jam dan Sanksinya

Ditemui di saat bersamaan, Bupati Malang, HM Sanusi, mengaku bakal segera menindaklanjuti instruksi dari Mentri Perdagangan tersebut. Salah satunya dengan cara berkoordinasi dengan Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Malang. Arah koordinasi itu adalah mengadakan operasi pasar dari 300 ton gula yang telah disita oleh Kementrian Perdagangan tersebut.