Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji (kanan) saat menyalurkan sembako program 'Gaji Untuk Rakyat' kepada salah satu warga. (Foto:Istimewa)
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji (kanan) saat menyalurkan sembako program 'Gaji Untuk Rakyat' kepada salah satu warga. (Foto:Istimewa)

Bentuk kepedulian sosial bagi masyarakat kurang mampu ditunjukkan oleh berbagai pihak. Salah satunya, anggota DPRD Kota Malang.

Keberadaannya di tengah masyarakat memiliki suatu peran yang penting. Selain untuk lebih mengenal rakyatnya, badan legislatif menjadi pintu pertama bagi masyarakat untuk menyampaikan bentuk keluh kesah, hingga aspirasi untuk kemajuan wilayahnya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji rupanya berinovasi membuat program khusus untuk lebih mendekatkan diri dengan warganya. Sekaligus, berbagi untuk mereka yang membutuhkan. Program tersebut diberi nama 'Gaji Untuk Rakyat'. 

"Adapun semangat Program Gaji Untuk Rakyat ini adalah sebagai bentuk kepedulian dari saya kepada masyarakat kurang mampu," ujarnya.

Pria yang juga anggota dari Fraksi PKS DPRD Kota Malang dapil Klojen itu mengaku, program 'Gaji untuk Rakyat' ini sudah berjalan kurang lebih selama 4 tahun, jauh sebelum dirinya menjabat sebagai anggota dewan.

"Kalau sebelumnya dibagikannya hanya untuk daerah domisili sekitar di daerah Kelurahan Samaan. Tapi, mulai per Agustus 2019 sejak dilantik menjadi anggota DPRD Kota Malang, peruntukannya melebar untuk daerah sekitaran kecamatan Klojen sesuai Dapil saya," imbuhnya.

Menurutnya, hal tersebut sebagai bentuk kepedulian dari apa yang ia dapatkan sebagai wakil rakyat. Sehingga, masyarakat bisa merasakan dari apa yang ia peroleh selama ini sebagai anggota DPRD Kota Malang.

"Saya merasa gaji yang didapat dari dewan ini adalah juga dari rakyat, ada sebagian dari hak khusus nya bagi warga yang kurang mampu," ungkapnya.

Dalam program tersebut, bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat ini berupa paket sembako seberat 5 kg. Yang mana, rutin dijadwalkan setiap bulannya sebanyak 200 paket.

"Tiap bulan, alhamdulillah dari program ini sembako yang disalurkan sebanyak 200 paket, itu bergulir di tiap kelurahan di wilayah Kecamatan Klojen," terangnya.

Ia berharap melalui 'Gaji Untuk Rakyat' masyarakat yang kurang mampu akan lebih terbantu dari segi kebutuhan hidup. Terlebih, di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Apalagi di masa pandemi ini pasti sembako sangat di butuhkan oleh mereka dan juga semakin mendekatkan anggota dewan masyarakat sekaligus untuk menyerap aspirasi mereka," tandasnya.