Peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama di Pendopo RHN Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama di Pendopo RHN Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa, salah satunya karena bertepatan dengan peristiwa Nuzulul Quran dan Lailatul Qodar. Peringatan Nuzulul Quran dirangkai dengan buka puasa bersama Alim Ulama dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) digelar Pemkab Blitar di Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro, Selasa (19/5/2020) sore.

Kegiatan yang dilaksanakna di tengah pandemic corona (Covid-19) dilaksanakan dengan menerapkan physical distancing sesuai standart operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga : Jumat Kemenag Gelar Sidang Isbat, NU-Muhammadiyah Sepakat Samakan Hari Lebaran 2020?

Dalam sambutanya, Bupati Blitar Rijanto dalam sambutanya mengajak warga Kabupaten Blitar untuk menjadikan Nuzulul Quran sebagai momentum memperkuat kepedulian. Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia berimbas terhadap seluruh sistem sosial kemasyarakatan.

“Musuh kita saat ini adalah sesuatu yang tidak tampak, yakni virus Covid-19. Kita semua harus berperan melawan musuh kita ini (Covid-19). Presiden telah menginstruksikan seluruh komponen untuk melawan virus ini. Gubernur, bupati, wali kota, kapolres, dandim, kajari dan seluruh komponen sinergi bersama-sama masyarakat mencegah penyebaran Covid-19,” kata Bupati Rijanto.

Bupati menambahkan, meski di tengah pandemi, Ramadan kali ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Dampak virus ini sangat dirasakan, baik di tataran pemerintahan, ekonomi, sosial maupun budaya. Termasuk bulan Ramadan kali ini, untuk ke tempat ibadah kita harus selalu ikuti protokol kesehatan. Namun demikian kita harus memanfaatkan momentum Ramadan kali ini untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus kita panjatkan doa semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir, aktivitas kita kembali normal menuju Kabupaten Blitar yang maju dan berdaya saing,” ungkap Bupati Rijanto.

Di kesempatan ini orang nomor satu di Kabupaten Blitar mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen dan lapisan masyarakat yang telah bahu membahu bergotong royong mengatasi wabah Covid-19.

“Masyarakat bersama-sama pemda dan TNI-Polri memiliki kesadaran dan peran dalam mencegah penyebaran Covid-19. Saya ucapkan terima kasih dan jangan lupa jaga kesehatan. Di masa seperti sekarang ini, semuanya harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sering cuci tangan, pakai masker dan ambil jaran, ini harus selalu kita terapkan dalam bermasyarakat,” tegas bupati yang dikenal peduli dan dekat dengan rakyat.

Baca Juga : MURI Beri Penghargaan Khotmil Qur’an Kubro dan Nuzulul Qur’an Daring

Lebih dalam bupati juga mengingatkan, dalam momentum perayaan hari raya Idul Fitri nanti masyarakat diimbau untuk tidak takbir keliling. Takbir diperbolehkan tapi tidak hanya di masjid dan musala dengan protokol kesehatan. Demikian pula dengan salat Idulfitri dan pembagian zakat fitrah, seluruhnya harus mematuhi protokol kesehatan.

“Seluruhnya telah diatur oleh fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Untuk sholat idulfitri, dilakukan dengan salat di rumah masing-masing, khususnya bagi daerah yang masuk dalam zona merah. Mohon surat edaran yang kami terbitkan nanti untuk dipelajari dan disyiarkan kepada masyarakat di sekitarnya,” paparnya.

Dalam mengikuti imbauan dari pemerintah pusat, di masa lebaran nanti Pemkab Blitar dan Forkopimda tidak akan melakukan open house. “Kami dan Forkopimda tidak akan melakukan open house. Dan kalau lazimnya kita jabat tangan di tahun ini kita tidak jabat tangan. Kemudian untuk halal bihalal bisa dilakukan lewat online, kita manfaatkan teknologi untuk silaturahmi. Kemudian untuk yang di satu RT, mohon nanti untuk silaturahmi di Pak Kiai bisa dperketat. Mudah-mudahan lebaran tahun depan bisa kembali normal,” tandas bupati.

Sekedar diketahui, peringatan Nuzulul Quran dari Pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro kali ini disiarkan langsung melalui Channel You Tube Pemkab Blitar dan dapat diikuti oleh seluruh masyarakat yang stay at home.(Adv/Kmf)