Siti Anggraeni Hapsari ketika menyerahkan formulir pendaftaran ke Demokrat Surabaya
Siti Anggraeni Hapsari ketika menyerahkan formulir pendaftaran ke Demokrat Surabaya

Di tengah pandemi Covid-19, muncul sosok baru di bursa Pilwali Surabaya. Tokoh itu adalah Siti Anggraenie Hapsari atau yang akrab disapa SAH. 

Dia sudah resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya melalui Partai Demokrat. Dan para pendukungnya menganggap jika Ia merupakan pilihan tepat untuk mendampingi Machfud Arifin yang santer disebut telah mengantongi dukungan partai berlogo mercy itu.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Surabaya: Rapat Banmus Usulan Pansus Covid-19 Dicederai Pelanggaran Tatib

"Bu SAH ini satu-satunya yang mendaftar selain Pak MA (Machfud Arifin). Ditambah lagi, sejak lama Partai Demokrat ingin jika kadernya yang akan mendampingi Pak MA sebagai Wakil Wali Kota. Karena Bu SAH adalah kader partai sejak lama, maka ini pilihan yang tepat," kata Koordinator Media Center SAH, Jaka Mujiana, Senin (18/5/2020).

Dia menjelaskan, SAH dibesarkan di lingkungan akar rumput. Menurut dia ini juga merupakan modal utama SAH untuk berkontestasi di Pilwali Surabaya.

"Pengalaman batin di lingkungan dia dibesarkan mulai dari anak, remaja hingga dewasa sangat berbekas di hati. Bu SAH sejak kecil senang mengikuti kegiatan sosial seperti Pramuka dan lomba cerdas tangkas. Di sekolahnya ia dikenal cukup menonjol dalam ranking prestasi sejak dari SD sampai Perguruan Tinggi," tuturnya.

Demikian halnya secara politik. "Beliau pernah berkontestasi di Pileg beberapa waktu lalu. Kader Partai Demokrat sejak lama. Bu SAH mengapresiasi dan angkat topi atas keberhasilan Surabaya saat ini sudah tertata dengan baik, indah dan rapi," lanjutnya.

Sebab itu masih kata Jaka, SAH siap melanjutkan kepemimpinan Tri Rismaharini di Surabaya. 

"Bu SAH memberanikan niat karena melihat apa yang sudah diperbuat sangat baik hari ini tak ingin menjadi terbengkalai lagi. Hati nuraninya sebagai Ibu dalam diri Bu SAH seolah tak ingin tinggal diam," tegas dia.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang Jalankan Program Nasional Demokrat Peduli

"Dia tidak merelakan kalau pembangunan hanya bersumber pada ekonomi semata tanpa melihat keamanan rakyat dan peningkatan sumber daya manusia diberbagai lini. Justru dua hal penting inilah yang akan disoroti Bu SAH secara tajam," lanjut Jaka kembali.