Efendi saat menyerahkan balon udara di Polsek Jetis serta barang lainnya. (Foto:Istimewa)
Efendi saat menyerahkan balon udara di Polsek Jetis serta barang lainnya. (Foto:Istimewa)

Pihak aparat keamanan mengintensifkan patroli dan razia atas jual beli bahan peledak yang mulai marak menjelang idulfitri. Pun tak bosan untuk mengimbau masyarakat untuk tak menyulut petasan atau mercon dan menerbangkan balon udara raksasa yang bisa membahayakan.

Berbagai upaya penyadaran pihak kepolisian itu, ternyata gayung bersambut. Seperti yang terjadi di Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Dimana, salah satu warga bernama Efendi Agusdiana Widiatmoko secara sadar dan sukarela menyerahkan balon udara dan petasan yang akan dinaikkan dan dibunyikannya menjelang hari raya idulfitri kepada Polsek Jetis. 

Baca Juga : Alasan Karena Kepepet Ekonomi, Bapak dan Anak Kompak Curi Ayam

Tak tanggung-tanggung  barang yang diserahkan dari Efendi yaitu 1 (satu) buah balon udara plastik siap diterbangkan dengan panjang 13 meter dan diameter 8 meter, 1 (satu) buah mercon dengan diameter 7 Cm, 4 (empat) buah mercon dengan diameter 6 Cm, 4 (empat) buah mercon dengan diameter 5 Cm, serta 334 buah mercon dengan diameter 1 Cm.

“Hal ini yang menarik dan perlu diapresiasi bagi warga masyarakat yang sudah sadar dan memahami dampak menerbangkan balon udara tanpa awak, “ujar Kapolsek Jetis AKP Suwito.

Peristiwa itu memperlihatkan masyarakat sudah mulai memahami dampak negatif dan berbahaya menerbangkan balon udara khususnya di wilayah Kecamatan Jetis.

"Ini tentu juga tak luput dari peran anggota dan bhabinkamtibmas Polsek Jetis yang tak bosan memberikan imbauan maupun menempelkan stiker larangan," ujarnya.

Berbagai imbauan dan penempelan stiker larangan menerbangkan balon udara juga mendapat respon positif masyarakat desa.

Baca Juga : Kedapatan Membuat Balon Udara, Warga Babadan Dapat Pembinaan dari Polisi

"Hasil nyatanya itu, pada hari ini ada warga masyarakat menyerahkan balon udara dan petasan kepada Polsek Jetis," ucap Suwito.

Selain itu, ada faktor lain yang membuat balon udara khususnya di wilayah Kecamatan Jetis menurun yakni adanya festival balon yang dapat mengakomodir tradisi masyarakat menerbangkan balon udara tanpa awak.