Komandan Kodim Tulungagung, Letkol Inf. Wildan Bahtiar saat emberikan zakat fitrah pada warga (Joko Pramono for Jatim TIMES)
Komandan Kodim Tulungagung, Letkol Inf. Wildan Bahtiar saat emberikan zakat fitrah pada warga (Joko Pramono for Jatim TIMES)

Ratusan tukang becak berkumpul dan mengambil jarak teratur di depan Makodim Tulungagung. Sambil menuntun becaknya, ratusan tukang becak itu mengular sepanjang jalan Basuki Rahmat.

Bukan tanpa alasan, mereka mengantri untuk mendapatkan beras zakat fitrah dari anggota Kodim 0807/Tulungagung. Ada ratusan paket zakat fitrah yang dibagikan pada tukang becak dan warga kurang mampu di sekitar Makodim Tulungagung.

Baca Juga : Petani di Kabupaten Madiun Kewalahan Hadapi Serangan Hama Tikus

Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Inf. Wildan Bahtiar membagikan langsung zakat fitrah itu. "Hari ini kita membagikan zakat fitrah anggota Kodim Tulungagung bagi warga kurang mampu dan tukang becak," ujar Dandim.

Zakat fitrah ini terdiri dari beras yang masing-masing seberat 5 kilo. Zakat fitrah lanjut Dandim merupakan kewajiban umat muslim untuk membantu sesamanya.

Zakat fitrah dikeluarkan setahun sekali menjelang idul Fitri. "Ini bagian dari kepedulian kita bagi masyarakat dan kewajiban bagi umat muslim yang mampu untuk memberikan zakat fitrah," terang Dandim.

Sementara itu salah satu tukang becak penerima zakat fitrah dari Kodim, Azis mengaku zakat fitrah ini cukup membantu, apalagi ditengah kondisi sulit pandemi Covid19 seperti saat ini. "Alhamdulillah, beras ini cukup mambantu mas," ujar Azis.