Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 Kabupaten Jombang saat diwawancarai sejumlah wartawan. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)
Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 Kabupaten Jombang saat diwawancarai sejumlah wartawan. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)

Pasien positif covid-19 di Jombang kembali bertambah 2 orang, kini jadi 22 orang yang dinyatakan terinfeksi corona. Dua pasien terbaru ini sekali lagi berasal dari klaster PT HM Sampoerna, Surabaya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno membenarkan, dua pasien positif covid-19 terbaru itu merupakan karyawan pabrik rokok HM Sampoerna, Surabaya. Mereka adalah perempuan usia 46 tahun asal Kecamatan Kesamben dan perempuan 44 tahun asal Kecamatan Jogoroto.

Dua pasien tersebut dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil tes swab yang keluar hari ini, Jumat (15/5). Keduanya menjadi pasien covid-19 ke-21 dan ke-22 di Jombang, kini total ada 22 kasus positif covid-19 di kota santri.

"Berkenaan dengan pasien yang terkonfirmasi ini, hari ini ada tambahan dua lagi yakni dari klaster Sampoerna," terang Budi pada jumpa pers di media center kantor Pemkab Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Jombang (15/5) sore.

Dijelaskan Budi, dua pasien tersebut masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG). Kondisi klinis kedua pasien tersebut cukup baik tanpa ada gejala sesak nafas. "Hari ini, semuanya dikarantina di RSUD Ploso. Kondisinya hari ini saya pantau dari semua dokter, kondisinya baik-baik saja," ujarnya.

Klaster Sampoerna ini menjadi perhatian khusus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang. Dikatakan Budi, ada 18 karyawan PT HM Sampoerna yang sudah masuk dalam daftar tim gugus tugas covid-19 Jombang.

Empat diantaranya sudah dinyatakan positif, yakni dua pasien terbaru di atas, dan dua orang lagi yang sudah dinyatakan positif covid-19 sebelumnya. Yakni perempuan 47 tahun asal Kecamatan Ngusikan, yang kini dirawat di RSUD Ploso dan perempuan 41 tahun asal Kecamatan Kabuh, yang sedang menjalani perawatan di RS Royal Surabaya.

"Di luar data tersebut kami berharap bisa melaporkan, siapa pun yang pernah bekerja di PT Sampoerna yang datang ke Jombang ini mau melaporkan. Jadi tidak usah takut, ini namanya pencegahan dini ini malah lebih bagus," tandasnya.

Masuknya 2 karyawati PT HM Sampoerna Surabaya ini, menambah daftar pasien positif covid-19 di Jombang menjadi 22 orang. Dua diantaranya dinyatakan sembuh setelah hasil swab dua kali berturut-turut keluar negatif. Mereka adalah pria usia 58 tahun asal Kecamatan Diwek dan seorang dokter perempuan berusia 42 asal Kecamatan Diwek.

Sedangkan, satu pasien positif dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (14/5) kemarin. Pasien positif covid-19 yang meninggal yaitu perempuan 51 tahun asal Kecamatan Tembelang. Ia sebelumnya dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil tes swab oleh Dinkes Provinsi Jatim pada Minggu (10/5).(*)