Waspadai Pemudik dari Bali Lewat Jalur Tikus, Muspika Muncar Lakukan Ini | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Waspadai Pemudik dari Bali Lewat Jalur Tikus, Muspika Muncar Lakukan Ini

May 14, 2020 19:46
Kegiatan Muspika Muncar dalam penanganan wabah Covid 19 (Nurhadi/ JatimTIMES)
Kegiatan Muspika Muncar dalam penanganan wabah Covid 19 (Nurhadi/ JatimTIMES)

Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan pencegahan dan penanggulangan penyebaran wabah Covid 19, di wilayah Kecamatan Muncar khususnya, saat ini camat, Muspika dan instansi terkait mewaspadai kedatangan pemudik yang melalui jalur-jalur tikus atau pelabuhan yang sulit dideteksi oleh petugas.

Menurut Danisworo, Camat Muncar, di saat semua fokus dalam penanganan pandemi Covid 19, para pemudik tersebut memanfaatkan jasa kapal-kapal atau sampan kecil milik nelayan yang sulit dideteksi oleh petugas dan biasanya datang di Muncar waktu malam atau dinihari.

"Adapun jalur tikus yang bisa dimanfaatkan untuk pendaratan sampan pengangkut pemudik adalah pelabuhan rakyat yang ada di desa-desa, antara lain; Desa Tembokrejo, Kedungrejo, Desa Kedungringin dan lain sebagainya," imbuh alumni Fisip Universitas Jember itu.

Menurut dia salah satu cara yang efektif dan efisien dalam menangani masalah tersebut adalah dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan ketua RW/RT sampai kepala desa (Kades) di masing-masing desa.

Muspika Kecamatan Muncar mengimbau agar para tokoh tersebut bersikap pro aktif apabila ada pemudik dari Bali yang datang ke wilayah mereka. 

"Sesuai dengan protokol kesehatan, para pemudik wajib lapor kepada RT setempat untuk pendataan. Kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas maupun layanan kesehatan terdekat dan melakukan program isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya atau di ruang isolasi yang disiapkan pemerintah desa," jelas camat  berkumis itu.

Lebih lanjut pria asal Jember itu menuturkan dalam upaya menuntaskan pandemi wabah Covid 19 di wilayah Muncar, Muspika, Kades dan instansi terkait yang lain serta tokoh agama dan tokoh masyarakat terus melakukan program sosialisasi dan edukasi kepada warga masyarakat.

Selain itu, Muspika Kecamatan Muncar juga menyerahkan bantuan sembako terhadap warga yang terdampak virus Corona maupun bagi keluarga yang kurang mampu yang ada di wilayah Muncar.

"Berbagai bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk jaring pengamanan sosial terkait musibah pandemi Covid 19 yang lebih dari lima bulan melanda dunia. Dan semua pihak diharapkan mampu mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan dan selalu berdoa agar wabah Covid 19 segera berakhir agar kehidupan kembali berjalan normal," imbuh ayah dua anak itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, dr Rio Widji Lestariyono, salah seorang anggota Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Covid 19 Kabupaten Banyuwangi meminta kepada camat setempat sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 di tingkat kecamatan untuk koordinasi dengan Forpimka dan komponen terkait untuk melakukan kontrol dan pengawasan terhadap pelabuhan rakyat sebagai pintu masuk pendatang di Banyuwangi yang dinilai belum dibahas dan setelah dilakukan evaluasi.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Banyuwangi Berita Banyuwangi

Berita Lainnya