Taufik Hidayat (Foto:  Republika)
Taufik Hidayat (Foto: Republika)

Atlet bulutangkis Taufik Hidayat belakangan ini menjadi sorotan publik.  

Pasalnya, ia sempat menuding jika banyak 'tikus' di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Hal itu diungkapkan Taufik Hidayat saat bincang-bincang bareng Deddy Corbuzier di akun YouTube.  

Bahkan namanya sempat menjadi trending topic di Twitter.  

Nama Taufik Hidayat memang sempat heboh saat ia menjadi saksi atas dugaan penerimaan suap Imam Nahrawi sebesar Rp 11,5 miliar dan gratifikasi Rp 8,648 miliar dari sejumlah pejabat Kemenpora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). 

Dalam video bincang-bincang itu, Taufik Hidayat mengkritik keras Kemenpora yang menyebut di sana banyak 'tikus'. 

Terkait tudingan itu, Menpora Zainudin Amali pun memberikan tanggapannya.  

Zainudin Amali justru lebih memilih menjawab dengan kinerja anak buahnya.  

"Saya akan membuktikan (tudingan Taufik Hidayat) dengan kinerja dan komitmen," ujar Zainudin Amali dikutip melalui detiksport.  

Amali enggan memberikan respons dari tudingan itu yang justru akan menimbulkan polemik.  

Lebih lanjut, Amali mengatakan jika pihaknya telah menetapkan program prioritas yakni perbaikan tata kelola.  

Kedua, Menpora akan membuat komunikasi dengan pihak eksternal yang terbuka.  

Sedangkan ketiga bantuan ke cabang olahraga (cabor) terbuka dan penandatangan nota kesepahaman harus dihadiri ketum cabor dan dilakukan di depan media.  

Selain itu, Amali juga menjelaskan terkait masalah teknis yang kini mulai ketat dalam penerimaan tamu.  

Diakuinya, kinerja yang dilakukan Amali sejak menjabat sudah cukup memperbaiki citra Menpora pada nilai reformasi.  

"Nilai reformasi naik, saat ini menpora masuk di posisi 60 dan sekarang sudah di posisi 65 (target s/d nilai 80). Kepatuhan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) juga meningkat 95 % dari yang sebelumnya hanya sekitar 50-60 %," ujarnya. 

<