Logo RedBull Malang FC (Facebook RedBull Malang FC)
Logo RedBull Malang FC (Facebook RedBull Malang FC)

Baru-baru ini dunia sepak bola Malang dihebohkan dengan munculnya tim yang menamakan dirinya RedBull Malang FC. Bahkan tim tersebut mengaku siap mengarungi kompetisi Liga 1.

Entah dari mana datangnya, RedBull Malang FC menasbihkan dirinya sebagai tim yang bermarkas di Malang. Facebook menjadi media sosial yang digunakan sebagai media untuk mempromosikan tim itu.

Dalam caption-nya, RedBull Malang FC menuliskan bahwa mereka siap menjalani kompetisi Liga 1 2020 dan bermarkas di Stadion Kanjuruhan. Bahkan yang lebih menarik, tim yang mengklaim warna kebesarannya adalah warna merah itu sudah mendapatkan restu dari Pemerintah Kabupaten Malang.

"KAMI BERMARKAS DI STADION KANJURUHAN! Tentang kesiapan kami untuk mengarungi Liga 1 2020. Kami memutuskan untuk bermarkas Di Stadion Kanjuruhan Malang dan Pemkab Kab. Malang pun sudah menyetujuinya. Kami juga akan berbagi kandang Dengan
Arema FC! #MalangisRed #LaskarBanteng Sruduk," tulis RedBull Malang FC di halaman Facebook.

Tapi dari postingan tersebut, ada yang ganjal. Yakni soal kesiapan mereka untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2020. Padahal kompetisi tersebut saat ini dihentikan sementara akibat pandemi covid-19 dan sudah memiliki 18 tim.

Lalu apakah tim ini benar-benar akan muncul? Jika melihat viralnya, tim yang juga mengklaim telah disponsori RedBull ini juga sempat muncul di Depok, Jawa Barat, dan Kediri, Jawa Timur.

Sebelumnya, tim yang benar-benar memiliki nama depan RedBull dan sebagai pemilik saham terbesar klub adalah RedBull Salzburg  yang berlaga di Liga Austria.

Sejak diturunkannya berita ini, belum diketahui secara pasti siapa pemilik atau humas dari RedBull Malang FC untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang tim tersebut.