Salah satu panti asuhan yang dikunjungi dan diberi santunan oleh Unikama. (Ist)
Salah satu panti asuhan yang dikunjungi dan diberi santunan oleh Unikama. (Ist)

Kampus multikultural di Kota Malang, yakni Universitas Kanjuruan Malang (Unikama), mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tahun ini dengan kegiatan positif. Hal itu dilakukan Unikama dengan cara berbagi terhadap sesama.

Ada 10 panti asuhan di Malang Raya yang dikunjungi Unikama. Tujuannya untuk bersilaturahmi sekaligus berupaya mengukir secercah senyum di wajah para anak yatim dengan memberikan bantuan atau santunan terhadap mereka.

Ke-10 panti asuhan tersebut yakni Panti Asuhan Nurul Irsyad 2 Gondanglegi, LKSA Al Ihsan Kebonagung, Panti Asuhan Darul Aitam At Taqwa Sitirejo Malang, Panyi Asuhan Al Ikhlas Punden Sidorahayu Wagir, LKSA Al Kautsar Wagir, Panti Asuhan Darul Tarbiyah Assa’adah Bandulan, Panti Asuhan Putra Harapan Asrori Mulyorejo, Al Kafil KarangBesuki, Ar Rohman Kedungkandang, dan Yayasan As Salam Jabung.

Kedatangan pihak Unikama ke panti asuhan tersebut mendapatkan sambutan baik dari para pengurus panti. Salah satunya pengurus Panti Asuhan Ar Rohman, Umi Khuzaini.

“Saya sangat berterima kasih atas kunjungan dan santunan dari Universitas Kanjuruhan Malang. Semoga semua yang dilakukan dan diberikan mendapatkan keberkahan serta balasan yang berlimpah dari Allah SWT,” tuturnya.

Selain itu, kedatangan pihak Unikama ke lokasi panti asuhan lain membawa kebahagiaan tersendiri hingga membuat mereka mengalirkan serta mengucapkan lantunan kalimat doa positif untuk kampus multikultural tersebut.

“Saya berterima kasih atas kunjungan dan santunan yang diberikan. Ini semua sangat bermanfaat untuk kami semua di sini. Di tengah pandemi covid-19 ini, bahan-bahan pokok juga semakin mahal. Semoga Unikama semakin jaya dan seluruh sivitas Unikama selalu sehat serta dilancarkan rezekinya,” ujarnya.

Sementara itu, Nanang Puji Astika MPd sebagai perwakilan Unikama menyampaikan, tahun ini memang berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya pihak kampus mengundang para anak yatim, kali ini tidak. Pihak kampus mendatangi panti asuhan secara langsung untuk bersilaturahmi dan memberikan santunan.

“Donasi yang terkumpul ini berasal dari lembaga dan dosen beserta karyawan dengan sukarela. Sehingga terkumpul dan dirupakan dalam bentuk sembako, snack, kipas angin, meja lipat, mukenah, sarung dan karpet sepanjang 20 meter. Kami juga memberikan uang tunai kepada masing-masing panti sebesar Rp 500.000. Nantinya, uang tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan mereka,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai kepala Biro Administrasi Umum (BAU) Unikama ini.

Untuk kemajuan kampus Unikama, pihaknya juga tak lupa meminta  doa dari para anak yatim dan para pengasuh panti asuhan. Hal itu tentunya agar kampus Unikama bisa semakin maju berkembang serta bisa memberikan kontribusi positif bagi semua pihak.

“Saya juga meminta doa karena inilah yang terpenting, yakni doa dari anak-anak yatim dan para santri. Semoga Unikama semakin ramai mahasiswanya, damai, dan rezeki semakin lancar. Selain itu, untuk dosen dan  karyawan, semoga selalu diberikan kesehatan, kemudahan dan dilancarkan juga rezekinya,” pungkasnya.