Rombongan pemerintahan Kabupaten Malang saat meninjau kesiapan Destinasi wisata Lembah Indah Malang usai pandemi covid-19 berakhir (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)
Rombongan pemerintahan Kabupaten Malang saat meninjau kesiapan Destinasi wisata Lembah Indah Malang usai pandemi covid-19 berakhir (Foto : Ashaq Lupito / MalangTIMES)

Sedia payung sebelum hujan. Begitulah mungkin yang ada di benak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Saat di tengah pandemi covid-19 masih terus berbenah untuk menambah jumlah destinasi wisata di wilayahnya.

Hal itu terlihat dengan kunjungan Bupati Malang beserta para pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah ke destinasi wisata baru yang ada di ujung Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, yaitu Lembah Indah Malang, Kamis (7/5/2020) sore.

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi kelonjakan minat para wisatawan, usai pandemi covid-19 berakhir.

”Kunjungan kali ini, selain bertujuan untuk menyalurkan Baksos (Bakti Sosial), Bupati Malang juga ingin melihat progres persiapan destinasi wisata di lokasi baru,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, saat ditemui di objek wisata alam Lembah Indah Malang.

Sebagai informasi, sebelum melakukan kunjungan wisata, rombongan pejabat Pemkab Malang memang menyempatkan diri untuk membagikan bansos (Bantuan Sosial) kepada warga yang ada di kawasan Gunung Kawi dan Kecamatan Wonosari.

Terpantau, ada puluhan warga yang langsung menerima bantuan yang diserahkan oleh Bupati Malang Sanusi beserta rombongan. 

Setelah membagikan sembako berupa beras seberat 5 kilogram dan beberapa jenis sembako lainnya. Rombongan bergegas meluncur ke objek wisata Lembah Indah Malang dengan mengendarai moge (motor gede).

”Mungkin paska covid-19 akan dibikinkan event, karena disini (Lembah Indah Malang) dinilai sangat layak untuk mendongkrak potensi wisata,” sambung Made kepada media online ini.

Dijelaskan Made, objek wisata yang digadang-gadang bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang pada umumnya, dan khususnya bagi masyarakat Kecamatan Ngajum ini. Memang memiliki luas wilayah yang sangat luas.

Dibebrapa sudut juga sudah dibangun gazebo, dan rumah singgah dua lantai. Didukung dengan pemandangan perbukitan yang alami, serta suhu yang dingin dan udara yang masih segar. Membuat Disparbud Kabupaten Malang, optimis jika Lembah Indah Malang bisa menjadi wisata unggulan baru.

”Kami siap mengangkat pelaku wisata untuk tetap memberikan kenyamanan, keamanan di masing-masing destinasi di Kabupaten Malang. Termasuk di destinasi Lembah Indah Malang di Kecamatan Ngajum ini,” ujar Made.

Ditemui disaat bersamaan, Sanusi mengaku sudah menyiapkan konsep untuk menunjang destinasi wisata yang direncanakan bakal dilaunching usai pandemi covid-19 ini.

”Disini merupakan wisata edukasi alam, terutama disektor pertanian. Akan segera kita garap konsepnya untuk mempromosikan, sehingga setelah pandemi covid-19 sudah bisa beroprasi,” ucapnya singkat.

 

<