Penutupan Wisata Air Terjun Srambang Park, Ngawi Polsek Srambang Lakukan Patroli Senin (4/05/2020)
Penutupan Wisata Air Terjun Srambang Park, Ngawi Polsek Srambang Lakukan Patroli Senin (4/05/2020)

Sebelum virus Covid-19 merajalela diseluruh daerah, tempat wisata jadi jujugan masyarakat melepas penat. Pariwisata jadi primadona saat itu. Menggeliat diberbagai daerah dengan segala keunikan, keasrian, maupun kebaruannya.

Hal ini pula yang sempat menimpa wisata Air Terjun Srambang Park Ngawi yang terletak di lereng Gunung Lawu. Tepatnya di Girimulyo, Jogorogo, Hutan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. 

Wisata yang didominasi oleh nuansa alami dengan pusat objek utama air terjunnya, sempat menjadi jujugan masyarakat. 

Hal ini meredup saat virus covid-19 merebak di Indonesia. Serta membuat wisata andalan di Ngawi sejak Maret lalu di tutup untuk sementara.

Penutupan tempat wisata air terjun Srambang Park ini pun juga dipantau rutin oleh pihak kepolisian. Hal ini dalam upaya mencegah penyebaran virus covid-19 di lokasi pariwisata.

Hal ini terlihat, misalnya dalam patroli rutin yang digelar Polsek Srambang, Senin (4/5/2020).

"Patroli rutin di lokasi pariwisata untuk memastikan instruksi penutupan dijalankan pengelola," ucap Wakapolsek Srambang Ipda Prijanto.

Pengecekan penutupan tempat wisata itu, lanjut Prijanto, dilakukan sebagai upaya kepolisian untuk memastikan bahwa pengelola tempat wisata mengikuti instruksi dari pemerintah 

"Kita datangi pengelola dan penjaga taman Srambang. Untuk memastikan bahwa tempat wisata ini tak beroperasi," ujarnya.

Ditutupnya wisata air terjun Srambang Park terlihat dari portal yang digembok di jalan utama masuk ke Taman Srambang.

Prijanto juga menyampaikan imbauan alam pengecekan itu ke pengelola. Dirinya menyebut agar pengelola tetap mematuhi instruksi pemerintah, yaitu menutup untuk sementara tempat wisatanya.

"Kami mengimbau terus agar lokasi ditutup disaat pandemi Covid-19. Kita juga minta para pengelola bisa bekerja sama untuk memutus rantai Covid-19 dengan tidak membuka sementara hingga wabah ini dapat diatasi” pungkas Prijanto.