Presiden Joko Widodo (Foto:  Galamedianews)
Presiden Joko Widodo (Foto: Galamedianews)

Pemerintah sempat merevisi jika cuti lebaran tahun ini akan diganti pada akhir tahun yakni di bulan Desember. Revisi cuti lebaran itu lantaran wabah covid-19 yang saat ini tengah melanda Tanah Air.  

Namun, kini rupanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mempertimbangkan kembali cuti lebaran diganti ke ahkir Juli 2020. Opsi tersebut ditawarkan agar cuti Idul Fitri bisa berdekatan dengan Idul Adha. 

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo setelah rapat bersama Jokowi.  

"Pengganti cuti Lebaran ini disampaikan Presiden. Masih ada tambahan opsi," ujar Doni Monardo. 

"Semula akhir tahun. Tadi Bapak (Kepala) KSP memberi masukan. Presiden minta dipertimbangkan mana yang lebih baik, apakah waktu Idul Adha akhir Juli atau tetap akhir tahun ini," kata dia dikutip melalui detik.com. 

Namun, pergantian cuti ini bergantung pada kedisiplinan masyarakat untuk patuh dengan anjuran pemerintah seperti jarak fisik, tetap beraktivitas di rumah, dan mematuhi aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Dikatakan Doni, jika semakin patuh masyarakat nantinya akan semakin cepat pula Indonesia bisa kembali normal. Dengan itu, masyarakat nantinya akan bisa segera menikmati cuti lebaran. 

Sebelumnya, cuti lebaran akan jatuh pada 28-31 Desember.  

Hal tersebut diusulkan Jokowi untuk menenangkan masyarakat yang tidak bisa mudik karena wabah covid-19ini.