Jerinx SID (Foto:   Tirto.ID)
Jerinx SID (Foto: Tirto.ID)

Pemain drumer Jerinx SID kembali menjadi sorotan publik.  Pasalnya, ia mempertanyakan kredibilitas dari Dirjen Organisasai Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam penanganan virus Corona.  

Bahkan, Jerinx berani menyebut Tedros bukanlah dokter dan punya rekam jejak yang yang kotor di Ethiopia.  Hal itu disampaikan Jerinx saat dalam 'Diskusi Teori Konspirasi X Realita Rumah Sakit bersama JRX dan Dr. Tirta', Rabu (29/4/2020).  

Berawal dari Jerinx yang mempermasalahkan kapasitas pendiri Microsoft Bill Gates yang ikut berbicara mengenai Covid-19, padahal diketahui ia bukanlah seorang dokter.  

Jerinx mengatakan jika awalnya ia sempat emosi kepada dr. Tirta saat mengatakan ia jangan berbicara hal di luar kapasitas.  

"Kemarin saya emosi sama Mas Tirta itu ketika Mas Tirta ngomong ke saya, Bli jangan ngomong hal yang di luar kapasitas. Saya langsung ngeliat ke Bill Gates loh. Seluruh dunia dibikin panik masalah kesehatan sama orang yang bukan dokter. Bill Gates lulusan dokter mana?" ujar Jerinx. 

Lantas ia mengungkit soal Tedros yang juga bukan sosok dokter.  Menurut pria bernama asli I gede Ari Astina ini, Tedros memiliki rekam jejak yang buruk ketika masih berada di Ethiopia.  

"Tedros, bosnya WHO. Dokter mana? Nggak ada. Tedros punya rekam jejak yang kotor loh. Dia pernah bikin kasus di Ethiopia," kata Jerinx. 

Lantas seperti apa sebenarnya rekam jejak Tedros?  

 

Coronavirus Has Become a Pandemic, W.H.O. Says - The New York Times
Foto: The New York Times



Tedros memang bukanlah seorang dokter, namun ia merupakan ahli kesehatan.  Dilansir melalui laman DW Tedros memiliki karir panjang sebagai ahli kesehatan.  

Ia mempelajari penyakir menular di Inggris dan mendapatkan gelar PhD bidang Kesehatan Masyarakat. Ia lantas menjabat sebagai Menteri Kesehatan Ethiopia dan diberi tugas untuk mereformasi sistem kesehatan negara antara tahun 2005 dan 2012.  

Dengan itu, Ethiopia berhasil membangun ribuan pusat kesehatan baru dan mempekerjakan puluhan ribu staf. Selain itu, tedros juga sempat menerima pujian atas komitmennya untuk meningkatkan perawatan kesehatan ibu dan anak. 

Tedros akhirnya terpilih sebagai Menteri Luar Negeri Ethiopia pada 2012 hingga 2016.  Meski begitu, Tedros ternyata juga pernah menuai kontroversi saat menjabat sebagai Menkes Ethiopia. 

Ia dianggap pernah menutupi kasus wabah kolera di negara tersebut.  Bahkan ia dituding meremehkan beberapa wabah kolera pada tahun 2006-2011.  

Kendati demikian, karir tedros makin cemerlang hingga ia terpilih sebagai Dirjen WHO sejak tahun 2017.  Tedros merupakan Dirjen WHO pertama yang bukan dokter dan berasal dari Afrika.