Pemkot perketat penjagaan di pintu masuk kota Madiun
Pemkot perketat penjagaan di pintu masuk kota Madiun

Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan pencegahan penyebaran Covid 19. Setiap pengguna kendaraan saat masuk kota Madiun harus santun. Kecepatan kendaraan harus dikurangi tidak boleh kebut-kebutan.

Wali Kota Madiun maidi memberlakukan kecepatan maksimal 30 km per jam di jalanan kota, terutama Jalan Pahlawan kota Madiun.

Kebijakan mengurangi kecepatan itu tidak hanya semata pada saat pandemi saat ini saja, namun juga akan diberlakukan seterusnya.
Terutama untuk masyarakat yang melewati di Jalan Pahlawan.

"Masuk kota Madiun harus pelan terutama di Jalan Pahlawan dengan maksimal kecepatan 30 km per jam dan harus memakai masker," kata Wali Kota Madiun Selasa 28/4/2020.

Tujuan diberlakukannya hal itu yang pertama adalah untuk penanggulangan covid- 19 sehingga pemakaian masker menjadi hal wajib di kota Madiun ketika keluar rumah. Hal itu juga sebagaimana anjuran kesehatan, penggunaan masker merupakan alat pengamanan pertama, dan kedua dengan menjaga jarak. Adapun cuci tangan pakai sabun menjadi pengaman selanjutnya.

Selain itu di Jalan Pahlawan juga kembali diberlakukan penyemprotan. pengendara yang melintas wajib melewati tenda yang sudah tersedia dan disemprot.

"Kalau mereka basah harapan saya mereka akan cepat pulang lagi. Kita harus disiplin agar tetap terjaga dari wabah virus Covid 19," ungkapnya.

Pengetatan itu dilakukan lantaran terus bertambahnya orang dengan resiko(ODR) di kota Madiun yang berdasar data hingga hari Selasa tanggal 28 April jumlah ODR telah mencapai 922 orang walaupun 605 orang di antaranya sudah melewati masa pantau dan tidak sakit.

Kota Madiun juga memiliki orang tanpa gejala atau OTG sebanyak 29 orang dengan 8 di antaranya sudah selesai pantau. OTG tersebut muncul dari Cluster Temboro dan Sukolilo. Begitu juga pasien dalam pengawasan atau PDP yang berjumlah 10 orang dengan 8 di antaranya terkonfirmasi negatif.

Maidi menambahkan untuk masyarakat yang masuk wilayah kota madiun harus memggunakan masker. Tindakan tegas itu dilakukan semata-mata untuk menjaga madiun tetap bersih dari virus covid dan untuk kebaikan warga masyarakat madiun sendiri.

"Yang tidak pakai masker harus kembali .Maaf saya tegas untuk kebaikan bersama," ungkap Maidi.

Masyarakat yang masuk di jalan pahlawan mulai saat ini laju kendaraannya wajib di bawah 30 km per jam. Hal ini diberlakukan karena sedang adanya pekerjaan fisik di Jalan Pahlawan sebagai kelanjutan pembangunan pedestrian.

Pembanguna Jalan di pahlawan memang tengah berjalan di tambah lagi taman sumber umis yang pengerjaannya sudah mencapai 40 persen.

Maidi berharap Jalan Pahlawan itu akan menjadi suatu kawasan yang bisa dinikmati masyarakat. Yaitu salah caranya dengan tidak berjalan ngebut. "Saat ini Jalan Pahlawan memang belum dapat dinikmati secara sempurna akan tetapi kebiasaan warga untuk jalan pelan harus mulai dibiasakan sejak sekarang," pungkasnya.