Tembok tripleks yang dijebol oleh pelaku untuk masuk ke Kafe Malbourne. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Tembok tripleks yang dijebol oleh pelaku untuk masuk ke Kafe Malbourne. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kafe Malbourne, yang merupakan milik Wakil Ketua III DPRD Kota Malang Rimzah, di Jalan Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, dibobol maling berambut pirang. Kejadian tersebut terjadi subuh Senin hari ini (20/4/2020),  sekitar pukul 04.08 WIB.

Ditemui di kafenya, Rimzah menjelaskan dirinya mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 08.00 usai diberi tahu oleh oleh karyawannya yang akan membuka kafe. Setelah itu, ia kemudian langsung menuju kafe untuk melihat kondisi kafenya yang dibobol.

"Sebelumnya orang di depan kafe juga sempat curiga, melihat rolling door maupun jendela kafe yang terbuka padahal masih pagi," ungkapnya.

Begitu sampai di kafe, Rimzah langsung menginstruksikan kepada para pegawai untuk menginventalisasi barang-barang yang dicuri pelaku. Selain itu Rimzah bersama para karyawannya berinisiatif melihat rekaman CCTV. Dan benar saja, dalam video yang terekam CCTV, terlihat seorang laki-laki yang membobol kafenya.

Saat itu, pelaku masuk dengan menjebol tembok samping kafe. Pelaku dengan mudah menjebol tembok samping kafe lantaran terbuat dari tripleks.

Setelah menjebol tembok, pelaku kemudian masuk ke kafe dan segera menuju lokasi kamera CCTV untuk memutus kabel CCTV. Namun saat masuk kedalam kafe, wajah pelaku sempat terekam oleh CCTV sebelum dimatikan  pelaku.

"Sempat terekam CCTV, pakai baju hitam dan rambutnya pirang. Kalau melihat orangnya, umurnya seperti berkisar 20 tahun. Tapi setelah dilihat, tidak ada yang mengenali kalau warga daerah sini," ungkapnya.

Aksi pelaku kemudian berlanjut  menuju store baju dan sepatu yang ada di dalam kafe. Di situ, pelaku merusak pintu store dan mengambil sejumlah barang branded, mulai sepatu, baju, jam tangan, kacamata, maupun topi.

Belum cukup itu. Pelaku juga mengambil aset toko lainnya seperti satu laptop, dua buah tablet, kamera SLR, dan uang tunai sebesar Rp 1 juta di laci kafe.

"Pelakunya ini juga sempat ganti baju dan bajunya ditinggal di  kafe. Kalau untuk total kerugian sekitar Rp 40 juta," kata Rimzah.

Rimzah juga menyampaikan, melihat aksi pelaku yang tampak sangat hafal dengan situasi kafe, ia menduga pelaku sebelumnya sudah memetakan lokasi kafe tersebut. Namun pihaknya masih belum bisa menyimpulkan apakah pelaku sudah sering berkunjung ke tempatnya atau tidak.

Pasca-kejadian tersebut, Rimzah kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru. Saat ini proses oleh TKP juga masih berlangsung.

Sementara itu, Rimzah  memberikan imbauan kepada masyarakat agar semakin waspada saat masa pandemi covid-19 dengan memperketat penjagaan di wilayahnya.

"Ya kami imbau juga masyarakat agar lebih waspada, memperketat penjagaan di sekitarnya agar kejadian-kejadian seperti ini tidak terjadi," pungkas dia.