Tempat isolasi warga yang mudik di Desa Brangol, Karangjati (Foto:Istimewa)
Tempat isolasi warga yang mudik di Desa Brangol, Karangjati (Foto:Istimewa)

Suyatno (27) warga desa Brangol, Karangjati bekerja sebagai TKI di Malaysia menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya ia pulang dari Malaysia dan langsung melakukan karantina dengan mengisolasi diri secara mandiri di tempat yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Ngawi.

Kesadarannya itu patut diacungi jempol. Demi keluarga ia pulang ke kampung halamannya jauh-jauh dari Malaysia. Perjalanan pulangnya bisa dikatakan perjalanan rumit karena ia harus melewati masa isolasi diri dua kali. Diketahui Suyatno tiba di Surabaya kemudian Suyatno diminta isolasi selama 14 hari di tempat yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Setelah selesai menjalani isolasi Suyatno dinyatakan negatif tidak membawa atau terkena virus Covid-19. Selanjutnya melanjutkan perjalanan pulang kampung tujuan Desa Brangol untuk menemui keluarganya, setelah sampai di Desa Brangol Suyatno melapor diri ke Posko tempat isolasi yang sudah disediakan pihak desa.

Sampai di Posko Pencegahan Covid-19 Desa Brangol diterima oleh petugas posko dan dengan prosedur yang sudah ditetapkan menjalani tahapan pemeriksaan, kemudian akan tinggal selama 14 hari ke depan. memasuki hari ke 10 hari ini Suyatno  dalam keadaan baik untuk makan minum ditanggung pemerintah desa dan juga diantar oleh istrinya.

"Saya dengan kesadaran diri untuk mematuhi aturan pemerintah serta demi kepentingan keluarga saya serta  masyarakat khususnya di Desa Brangol, melapor ke Posko pencegahan Covid-19 Desa Brangol dan meminta untuk isolasi diri, alhamdulilah sampai dengan hari ini hari ke 10 saya dalam keadaan baik," jelas Suyatno.

Suyatno juga menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Poliklinik Desa Brangol dan perangkat desa serta petugas Covid-19 di posko yang telah memperlakukannya dengan baik. "Saya akan senang menjalani isolasi ini untuk sisa 4 hari lagi kedepannya,” pungkas Suyatno.