Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang drg Subandriyah saat diwawancarai sejumlah wartawan. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang drg Subandriyah saat diwawancarai sejumlah wartawan. (Foto: Adi Rosul/ JombangTIMES)

Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jombang bertambah 1 orang. Bertambahnya 1 orang tersebut, maka ada 3 kasus positif Covid-19 di kota santri. Ketiga kasus positif ini berasal dari klaster yang berbeda.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang drg Subandriyah mengungkapkan, tambahan 1 pasien posotif Covid-19 ini berjenis kelamin laki-laki usia 50 tahun asal Kecamatan Jombang. Status pasien tersebut ditetapkan setelah hasil swab menyatakan posotif Covid-19.

Pasien tersebut sebelumnya menjadi pantauan Dinkes Jombang sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan menjalani karantina mandiri di kediamannya. "Tambahan posotif 1 itu berasal dari Kecamatan Jombang. Jadi saat ini terkonfirmasi Covid-19 di Jombang ada 3 orang," terangnya saat konferensi pers di media cantre kantor Pemkab Jombang, Jumat (10/4) sore.

Penderita Covid-19 tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Hal itu dikarenakan, kata Subandriyah, kondisi kesehatan pasien dalam kondisi baik secara klinis.

Isolasi mandiri ini bertujuan untuk memutus rantai penularan ke orang lain. Untuk itu, pasien diminta untuk isolasi mandiri secara ketat dengan membatasi diri untuk tidak bertemu dengan orang lain.

"Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani isolasi mandiri. Kondisi yang bersangkutan saat ini baik dan tanpa keluhan. Sesuai protokol penangan dari Kementerian Kesehatan, pasien dapat menjalani isolasi secara ketat dengan tujuan memutus rantai penularan," ujarnya.

Dengan bertambahnya 1 pasien positif Covid-19 ini, maka ada 3 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Jombang. Kasus positif Covid-19 pertama merupakan wanita berusia 55 tahun asal Kecamatan Jombang. Sedangkan kasus positif yang kedua merupakan perempuan berusia 51 tahun asal Kecamatan Ploso.

Dari ketiga kasus itu 2 pasien menjalani isolasi mandiri di rumah dan 1 dirawat di RSUD Jombang. Ketiganya juga masih menunggu hasil swab kedua untuk memastikan pasien posotif atau terbebas dari Covid-19.

Disebut Subandriyah, ketiga kasus Covid-19 ini berasal dari tiga klaster yang berbeda. "Kebetulan yang ada di kita ada satu dari klaster luar negeri, yang satu klaster Bekasi, dan yang satu klaster Sukolilo, Surabaya," jelasnya.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan, saat ini ada dua kasus positif yang menjalani isolasi mandiri. Yakni pasien 01 dan 03, sedangkan pasien 02 dirawat di RSUD Jombang. "Yang dua isolasi di rumah, yang satu MRS di rumah sakit," tandasnya.

Selain itu, data kasus Covid-19 di Jombang sudah tercatat ada 5.882 orang dalam resiko (ODR), 449 orang dalam pemantauan (ODP) dan 6 pasien dalam pengawasan (PDP).(*)