Teleconference musrenbang RKPD Kota Malang tahun 2021. (screenshot live streaming).
Teleconference musrenbang RKPD Kota Malang tahun 2021. (screenshot live streaming).

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Malang tahun 2021 berlangsung berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Karena di tengah pandemi covid-19, musrenbang berlangsung dengan tanpa tatap muka alias dilakukan secara teleconference.

Wali Kota Malang Sutiaji dalam teleconference menyampaikan, rencana pembangunan Kota Malang tahun 2021 harus selalu mengacu pada visi dan misi serta mapping yang telah dibuat. Sehingga, prioritas pembangunan selalu berdasarkan pada isu-isu yang berkembang dan menjadi kebutuhan masyarakat.

"Selain itu,  harus sesuai dengan visi dan misi pemerintah pusat agar senantiasa selaras dan sesui dengan kondisi saat ini," katanya, Kamis (9/4/2020).

Sutiaji menjelaskan, prioritas pembangunan Kota Malang tahun 2021 tentu tak hanya melulu pemantapan pembangunan fisik. Tetapi, prioritas juga harus memperhatikan pembangunan non-fisik yang selama ini sudah dimasukkan sebagai bentuk usulan masyarakat secara berjenjang dari tingkat RT/RW hingga kota.

Contohnya antara lain  pemantampan industri kreatif masyayarakat, penguatan industri kreatif, mal UMKM, penguatan event kreatif budaya yang berdampak apada ekonomi, infrastuktur penunjang, hingga birokrasi yang dinamis fleksibel dam sederhana.

"Ini jadi komitmen semua. Seluruh giat mengacu tema 2021 tingkatkan industri kreatif pariwisata, hingga pemerataan infrasturktur yang pastinya menjadi tantangan luar biasa sejak 2020," katanya.

Pria berkacamata itu pun mencontohkan keberadaan Mal Layanan Publik di eks Ramayana yang kini sudah dimatangkan. Agustus mendatang, Mal Layanan Publik itu akan di-launching. Ada sekitar 400 perizinan dan nonperizinan yang disiapkan untuk memudahkan masyarakat serta meningkatkan pariwisata, kemudahan invenstasi, serta penyerdehanaan investasi dan infrastruktur.

"Yang tidak kalah penting, daerah harus terus menopang dan melanjutkan visi presiden sebagai bentuk keselarasan pembangunan," ucap Sutiaji.

Lebih jauh politisi Demokrat itu menyampaikan, pada 2021 mendatang, peningkatan industri pariswisata yang didukung SDM dan infrastruktur untuk penbagungan berkualitas, pertumbuhan berkualitas juga menjadi konsentrasi di Kota Malang.  

Sutiaji pun menegaskan, seluruh aspek pembangunan Kota Malang sebelumnya telah melalui beberapa mekanisme dan berjenjang. Mulai dari usulan yang disampaikan dalam musrenbang tingkat RT/RW dan kelurahan hingga musrenbang tematik.

Kegiatan teleconference pun dihadiri langsung Wali Kota Malang Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Harapantua Simarmata Permata, Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang Dwi Rahayu, hingga jajaran Pemerintah Kota Malang.

Teleconference juga diikuti oleh Bappeda Provinsi Jawa Timur, kepala OJK Malang, kepala BI Malang, serta pihak kelurahan dan perangkat daerah di Kota Malang.