Setelah satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Karsa Husada meninggal dunia pada Rabu, (8/4/2020) jumlah PDP di Kota Batu bertambah cukup signifikan. Jika sebelumnya ada 3 orang, kini bertambah 4 orang.

Dengan demikian jumlah PDP ada 7 orang. “PDP ada 7 orang naik 4 orang yang sebelumnya 3 orang, 1 orang sudah sembuh, 1 orang sudah boleh pulang tapi masih dalam pemantauan, dan 1 orang meninggal,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Bertambahnya 4 orang PDP itu, saat ini sedang dirawat di RSU Karsa Husada. Dengan rincian, dua orang berasal dari Desa Pesanggrahan, lalu masing-masing satu orang dari Kelurahan Songgokerto,  Desa Bulukreto, Desa Tlekung dan Desa Junrejo.

Sedangkan hingga Rabu, data dari Dinas Kesehatan Kota Batu jumlah orang dengan risiko (ODR) totalnya ada 839 orang. Terdiri dari orang dalam pemantauan ada 360 orang dan yang selesai pemantauan ada 479.

“Untuk jumlah ODR terbanyak berada di Kelurahan Sisir sebanyak 55 orang, kemudian disusul Desa Pendem sebanyak 54 orang,” imbuhnya.

Lalu orang tanpa gejala (OTG) jumlahnya ada 29 orang. Terjadi peningkatan 5 orang, dari jumlah sebelumnya hanya 24 orang.

Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) totalnya ada 108. Rinciannya 49 orang dalam pemantauan dan 59 orang selesai pemantauan. Untuk ODP tertinggi ada di Kelurahan Ngaglik dengan jumlah 9 orang, kemudian disusul Kelurahan Temas dengan jumlah 5 orang.

Sementara, satu orang yang positif Covid-19 saat ini kondisinya masih stabil dan sehat, pasien dirawat di RSU Karsa Husada. Ia dinyatakan positif sejak 27 Maret silam, dan pada Senin (6/4/2020) sudah menjalani test swab ke tiga.

“Sedangkan untuk dua test sebelumnya itu hasilnya negatif, kota lihat nanti hasilnya kurang beberapa hari lagi,” tutup Chori.