Potongan gambar kejadian perampokan di minimarket yang ternyata terjadi di Malaysia (Ist)
Potongan gambar kejadian perampokan di minimarket yang ternyata terjadi di Malaysia (Ist)

Sebuah video perampokan di supermarket beredar di media sosial dan grup WhatsApp. Bersamaan video yang tersebar tersebut juga tertulis pesan "Bapak atau ibu guru  yang terkasih berhati-hati kalau belanja di indomaret atau supermarket karena kejahatan (perampokan) baru saja terjadi di daerah Tidar Malang.".

Tersebarnya video tersebut sempat membuat resah masyarakat, salah satunya Sri Kurnia, warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Ia memperoleh informasi video tersebut dari grup PKK. Di situ banyak yang mempertanyakan kebenaran video.

Dalam video yang berdurasi 57 detik tersebut nampak dua orang laki-laki berhelem mengenakan baju putih dan biru muda masuk ke dalam sebuah minimarket masing-masing membawa parang. Mereka masuk dan langsung mengancam para pengunjung maupun petugas minimarket.

Beberapa pengunjung minimarket sempat berusaha kabur keluar minimarket, namun oleh dua pelaku ditarik ke dalam minimarket dan sempat mendapat ancaman parang.

Dua pelaku langsung menuju meja kasir dan mengambil uang yang ada di dalam laci kasir dan mengambil beberapa barang. Selain mengambil di laci meja kasir, dua pelaku juga sempat mengambil sebuah tas milik dari salah satu pengunjung wanita.

 

 

Pelaku terlihat sempat mengancam wanita tersebut dengan parang. Merasa ketakutan, korban kemudian menyerahkan tasnya kepada pelaku. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung kabur meninggalkan minimarket.  Aksi pelaku sendiri sempat terekam CCTV minimarket.

Namun ditelusuri lebih lanjut perihal video yang beredar di media sosial Whatsapp itu, ternyata kejadiannya bukanlah terjadi di kawasan Tidar, Kota Malang.

Kasubag Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menjelaskan, jika video tersebut adalah video lawas. Kejadian dalam video tersebut tidak terjadi di Kota Malang melainkan di Malaysia.

"Itu di Malaysia, tahun lawas (video tahun lalu). Rasanya tak mungkin sekian lama mengobrak-abrik tidak ada yang berani teriak. Kasirnya saja perhatikan bukan seperti orang Indonesia,"balasnya dikonfirmasi lewat WhatsApp (8/4/2020).

Ditelusuri di internet, terdapat sebuah situs yang membenarkan juga, jika video tersebut merupakan video lama yang beredar kembali.

Dalam situs berita asiaonedotcom, terdapat sebuah berita yang berjudul "Viral video of supermarket robbery an incident which happened last year, say Malaysia police".

Dalam berita tersebut membenarkan jika video itu video lama dan terjadi di Malaysia. Di situ, Polisi mengatakan bahwa video viral perampokan, yang diduga terjadi disebuah supermarket di Taman Sri Manja.