Ilustrasi pendaftaran mahasiswa baru (ist)
Ilustrasi pendaftaran mahasiswa baru (ist)

Di tengah Pandemi Covid 19, Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) tak patah arang untuk menjalankan program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2020. 

Tak bisa langsung  bertatap muka dalam memberikan penjelasan perihal PMB terhadap para calon mahasiswa, Unikama kemudian memanfaatkan teknologi dan media sosial dalam menjalankan PMB.

Wakil Rektor 1 Unikama Dr. Sudi Dul Aji, M.Si menjelaskan,  di tengah pandemi ini pihak Unikama memaksimalkan dalam pemanfaatan teknologi untuk menginformasikan pendaftaran maupun cara pendaftaran mahasiswa baru secara online dengan tagline " Daftar di rumah bisa kuliah".

"Mereka tinggal mengirim berkas pendaftaran secara online, kalau tida ada UAN maka bisa menggunakan nilai rapot. Beberapa sudah kita terima, jadi mereka bisa daftar di rumah," jelasnya.

Pihaknya memberikan informasi kepada masing-masing calon mahasiswa melalui grup-grup whatsapp  yang sudah terbentuk baik di SMA maupun di luar pulau yang nomor WhatsApp-nya sudah terdaftar.

"Jadi kita kirimi informasi secara massal, kita broadcast kepada hampir 10 ribu calon mahasiswa memberikan informasi. Sistemnya sudah kami siapkan khusus sehingga bisa mendaftar dari rumah," bebernya.

Untuk pendaftaran mahasiswa baru, dampak dari Covid 19 saat ini pihak Unikama memang belum memberikan promo ataupun potongan. 

Sehingga gelombang pendaftaran hanya dibagi menjadi dua gelombang dengan menghilangkan gelombang ketiga.

"Tapi jalur regular ini mundur diperpanjang sampai Juni. Supaya kesempatan calon mahasiswa lebih banyak. Setiap gelombangnya pokoknya selisih 500 ribu sehingga tidak memberatkan," bebernya.

Sementara itu untuk jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) saat ini juga tengah dibuka.

Pengumuman jalur tersebut akan disampaikan pada ahkir April atau awal Mei.  

"Saat ini berjalannya proses pendaftaran hingga saat ini, calon mahasiswa yang mendaftar sekitar kurang lebih 500 calon mahasiswa," jelasnya.