Tempat wisata dan tempat hiburan di Kota Batu terus ditutup hingga 21 April 2020 mendatang. Penutupan tempat wisata dan tempat hiburan itu sebagai upaya Pemkot Batu untuk mencegah wabah virus corona atau covid-19 

Penutupan tempat wisata dan tempat hiburan sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Batu No 556/1667/422.103/2020 tertanggal 31 Maret 2020. SE itu berisi tentang kewaspadaan dan keselamatan dunia usaha dan kepariwisataan dalam mencegah covid-19 di Kota Batu.

Lewat SE itu, wali kota menghentikan sementara aktivitas  tempat wisata dan hiburan, baik  wisata alam dan buatan. “Itu termasuk dengan yang ada di dalamnya,” ucap Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Tempat hiburan yang ditutup adalah  bioskop, permainan ketangkasan, karaoke, tempat olahraga, warung internet, dan panti pijat. “Meskipun ditutup hingga 21 April mendatang, masih akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,” imbuh Dewanti.

Sebelumnya  tempat wisata dan hiburan sudah ditutup hingga 30 Maret 2020 lalu. Namun melihat jumlah orang dalam risiko (ODP), orang dalam pemantauan, pasien dalam pengawasan, dan ada yang positif,  serta status keadaan darurat bencana nonalam, dilakukan perpanjangan penutupan. 

Bahkan sebelum dilakukan penetapan perpanjangan oleh Pemkot Batu, beberapa tempat wisata dan hiburan di Kota Batu berinisiatif sendiri melakukan perpanjangan penutupan.

Sebut saja Selecta. Jika sebelumnya tutup hingga 29 Maret, Selecta memperpanjang penutupan hingga 29 April mendatang. Pengumuman itu sudah terpasang pada pintu masuk tempat wisata tersebut. “Melihat situasi dan kondisi terkini, kami melakukan perpanjangan penutupan,” terang Direktur Taman Rekreasi Selecta Sujud Hariadi.

Ia menambahkan, meski penutupan dilakukan, taman tekreasi dan hotel tetap dirawat. Sehingga saat dibuka mendatang, kondisi wisata dan penginapan tetap terjaga dan lebih maksimal. 

“Selain itu, ditetapkan kawasan physical distancing semua. Lebih bijak kami juga tidak beroperasi dan mengedepankan perawatan,” ungkapnya.