Nampak para driver ojek online yang berjumlahnya ratusan sempat memadati depan sebuah ruko di Jalan Kawi dengan penjagaan polisi (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Nampak para driver ojek online yang berjumlahnya ratusan sempat memadati depan sebuah ruko di Jalan Kawi dengan penjagaan polisi (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Sore tadi (3/4/2020) kawasan Jalan Kawi, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mendadak heboh dan dipadati ratusan warga yang kebanyakan para driver ojek online.

Di depan sebuah ruko gerai makanan yang tengah tutup, mereka nampak berbaris mengular panjang. Para pengendara yang lewat Jalan Kawi pun sempat banyak yang mengalihkan pandangan mereka ke kerumunan tersebut.

Mereka nampak terheran-heran dan merasa penasaran dengan apa yang tengah terjadi di depan sebuah ruko gerai makanan yang tutup.

Di situ suasana riuh penuh teriakan dari para warga sekitar maupun dari para driver ojok online, yang berteriak kepada masyarakat atau driver ojek lainnya untuk antre. Selain itu, juga terdapat pihak kepolisian yang terlihat berjaga di lokasi bersama mobil patroli.

Kerumunan terjadi setelah sekitar empat mobil hadir di lokasi tersebut. Beberapa orang turun dari mobil dan langsung mengeluarkan barang-barang di depan ruko tempat para warga dan para driver ojek online antri mengular panjang.

Setelah ditelusuri, warga dan driver ojek online yang berjajar mengular, bukanlah tengah berdemo atau terjadi kericuhan, melainkan tengah menunggu giliran untuk mendapatkan bantuan sembako dari komunitas mobil Toyota Avanza Club Indonesia Chapter Malang.

Mereka tengah menunggu giliran untuk mendapatkan paket sembako dari komunitas mobil tersebut. Sebanyak satu ton sembako telah disiapkan untuk dibagikan di beberapa titik, seperti di kawasan Dieng, kawasan Jalan Kawi dan Panti Asuhan.

"Untuk di sini tadi ada sekitar 250 paket sembako yang disiapkan. Kami sengaja membagikan sembako di tengah wabah Covid 19 ini, karena memang adanya wabah ini, ditambah kebijakan untuk tetap di rumah dan social distancing, para driver ojek online ikut terdampak secara ekonomi," jelas Ketua Toyota Avanza Club Indonesia Chapter Malang, Bambang Sukoco 

Lanjut Bambang, meskipun saat ini informasinya pemerintah akan segera memberikan bantuan terhadap warga terdampak, pihaknya tetap melakukan pemberian bantuan tersebut untuk lebih meringankan beban para driver ojek online sembari menunggu bantuan pemerintah turun.

Salah satu driver ojek online, Wahyudi, sebelumnya sempat heran melihat kerumunan para driver ojek online yang tengah berkerumun. Pihaknya saat itu belum mengetahui jika di situ akan dibagikan paket sembako.

"Pas lewat ada apa, awlanya nggak tau, saya pikir malah ada ribu-ribut. Langsung saya berhenti dan tanya sama teman, ternyata ada bagi-bagi sembako,  akhirnya ikut antre. Ya kebetulan sekarang order agak seret (sulit) sedikit meringankan kah dalam beberapa hari," pungkasnya.