Peta terbaru titik kerawanan penyebaran Covid-19 di Jatim
Peta terbaru titik kerawanan penyebaran Covid-19 di Jatim

Menginjak hari kedua memasuki bulan April angka pasien positif Covid-19 di Jatim masih stagnan. Artinya tidak ada penambahan pada Kamis (2/4).

Angka pasien positif Covid-19 masih sama dengan satu hari sebelumnya yaitu 103 orang.

Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 668 orang. Sedangkan orang dalam pantauan (ODP) sebanyak 8.395 orang.

Sementara untuk pasien sembuh sejauh ini sudah ada 22 orang atau setara dengan 21,3 persen. Dan pasien meninggal sebanyak 11 orang atau 10,6 persen.

Dalam sesi konferensi pers Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dengan tidak adanya penambahan pasien positif Covid-19 tersebut peta zona merah masih tetap sama dengan sebelum. "Sebaran yang merah kemarin ada tambahan dari Nganjuk pada daerah terjangkit," ujarnya.

Dengan tidak adanya jumlah penambahan pasien positif ini Khofifah berharap angka pasien positif Covid-19 dapat terus ditekan.

"Saya ingin menyampaikan pada kita semua kembali kewaspadaan, kembali kesiap siagaan tanpa diikuti kepanikan. Saya rasa kita semua tak pernah berhenti mengimbau pertama tinggal di rumah akan berikan keamanan dan perlindungan. Kecuali yang ada kepentingan apakah logistik, apakah kesehatan atau perdagangan perekonomian," tuturnya.

Menurut dia saat ini sudah ada 307 titik daerah di Jatim yang dijaga pemukimannya oleh anggota TNI dan Polri. "Dengan harapan area permukiman akan bisa saling menjaga. Penghuninya maupun yang akan bertamu di area itu sama-sama apakah kaitan dengan urusan logistik, kesehatan, perdagangan atau perekonomian. Kalau di luar itu mereka disegerakan kembali," tegasnya.

Dalam hal ini memang kata Khofifah pemerintah tidak bisa berjalan sendirian. "Ini harus diikuti dengan disiplin semua warga Jatim supaya ikhtiar kita pencegahan Covid-19 bisa berhasil," lanjutnya.

Sementara itu dengan angka 21,3 persen itu membuat Jatim tertinggi rasio kesembuhan dibanding provinsi lainnya di Pulau Jawa. Data itu oleh Khofifah sudah disampaikan melalui akun Instagram yang bersumber dari Kementrian Kesehatan secara langsung.