Satgas Covid-19 PKB melakukan penyemprotan disinfektan di Graha Gus Dur, kantor PKB Banyuwangi. (Nurhadi/Banyuwangi TIMES)
Satgas Covid-19 PKB melakukan penyemprotan disinfektan di Graha Gus Dur, kantor PKB Banyuwangi. (Nurhadi/Banyuwangi TIMES)

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kabupaten Banyuwangi meminta  pemkab secepatnya mencairkan anggaran penanggulangan bencana corona atau covid-19.

Pernyataan tersebut disampaikan Priyo Santoso, anggota F-PKB sekaligus ketua Satgas Covid-19 PKB Banyuwangi. Menurut anggota dewan asal Tegaldlimo tersebut, saat ini yang sangat mendesak adalah memastikan ketersediaan alat pelindung diri (APD) dan memberikannya kepada petugas kesehatan, khususnya yang ada di 25 kecamatan di Banyuwangi, baik yang ada di puskesmas induk maupun puskesmas pembantu, dalam memberikan layanan kesehatan bagi warga masyarakat.

"Sampai saat ini kondisi riil di lapangan, 
ketersediaan APD bagi petugas kesehatan masih sangat minim. Kami minta kepada pemerintahan, khususnya Dinas Kesehatan maupun instansi terkait lain, untuk segera menyalurkan bantuan APD-nya," ujar Priyo.

Selanjutnya dalam upaya membantu pemerintah mencegah dan menanggulangi penyebaran virus corona di wilayah Banyuwangi,  Satgas Covid 19 PKB melaksanakan program penyemprotan disinfektan. Penyemprotan dimulai di Graha Gus Dur sebagai kantor PKB Banyuwangi sampai rumah  warga di lingkungan sekitar kantor tersebut.

Lebih lanjut Priyo menuturkan, sesuai hasil rapat yang digelar  PKB Jumat (27/3), pengurus partai memberikan tugas kepada semua pengurus, anggota dewan, dan kader PKB untuk menggelar kegiatan  penyemprotan  disinfektan di  pondok pesantren, masjid, musala, sekolah-sekolah, maupun tempat-tempat umum serta tempat ibadah yang  belum dijamah oleh Pemkab Banyuwangi.

Bagi anggota Satgas Covid 19, Priyo mengingatkan dan meminta agar mereka selalu menjaga imunitas tubuh dan keluarganyanya masing masing karena hal tersebut sangat penting. "Kami minta mereka untuk sering-sering mencuci tangan, tetap tenang, tawakal dan banyak membaca istighfar di rumah serta stay at home atau jangan keluar rumah apabila tidak sangat penting sesuai imbauan pemerintah," ujarnya.