Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, Sabtu (28/3/2020). (Foto: BNPB)
Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, Sabtu (28/3/2020). (Foto: BNPB)

Hanya berselang 24 Jam, peta sebaran virus Corona atau Covid-19 per hari ini (28/3/2020) menyebar ke 29 Provinsi di Indonesia.

Namun, Dilihat dari akumulasi penambahan kasus pasien positif Covid-19 memang terlihat menurun dari kemarin (27/3/2020) yang mengalami kenaikan drastis hingga 153 pasien positif . 

Achmad Yurianto,Juru Bicara Pemerintah mengenai Covid-19 menyebutkan per hari ini Sabtu (28/3/2020) terdapat penambahan kasus pasien positif Covid-19 masih di atas 100.

"Pada hari ini (28/3/2020) telah terkonfirmasi, kasus positif bertambah sebanyak 109 kasus, sehingga total menjadi 1.155 kasus," ucap Achmad Yurianto saat konferensi pers di Kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Terkait pasien yang telah sembuh dan diperbolehkan pulang ke kediamannya per hari ini Sabtu (28/3/2020) tercatat 13 orang berhasil sembuh.

"Kemudian pasien yang sudah sembuh dan diizinkan pulang bertambah 13 orang, sehingga total menjadi 59 orang," ujar Achmad Yurianto. 

Sementara, untuk laporan kasus kematian terhadap pasien Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 15 orang yang meninggal dunia. 

Dengan bertambahnya 15 orang meninggal dunia, total angka kematian akibat Covid-19 tembus di angka 102 orang.

"Kemudian dilaporkan kasus kematian pada periode ini sebanyak 15 orang, sehingga total kematian menjadi 102 orang," tandas Achmad Yurianto.

Achmad Yurianto terus menerus mengingatkan dan menegaskan, bahwa Covid-19 ini masih menyebar secara masif dan cepat ke masyarakat Indonesia. 

Untuk itu masyarakat diimbau menjaga jarak kontak fisik dengan siapapun yang dilakukan bukan hanya di luar rumah tetapi juga di dalam rumah. 

Ia juga mengimbau masyarakat agar membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir.

 Hal itu dilakukan sebelum makan dan minum, sebelum menyentuh mata, hidung dan mulut. Beberapa hal itu sangat penting dan efektif untuk dilakukan masyarakat agar tehindar dari wabah pandemi Covid-19.