Pemilik dan Pengunjung Warnet dibawa ke Mapolsek Tulungagung Kota / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Pemilik dan Pengunjung Warnet dibawa ke Mapolsek Tulungagung Kota / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

Upaya penyisiran ruang publik yang biasanya digunakan nongkrong pemuda dan warga terus dilakukan. Tak terkecuali, warung angkringan dan warung internet (warnet) juga tak luput dirazia oleh petugas dari Polsek Tulungagung kota.

"Kegiatan ini dalam rangka imbauan di sejumlah warung atau angkringan dan warnet. Kepada pengunjung kita minta tidak berkerumun sebagai upaya mencegah risiko penyebaran virus Corona," kata Kapolsek Tulungagung Kota, Kompol Rudi Purwanto, Sabtu (28/03) pagi.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (27/03) malam mulai jam 20.00 hingga jam 23.00 WIB itu, petugas melakukan pembubaran warga masyarakat yang sedang nongkrong di warnet Diana Kelurahan Botoran. Pemilik warnet yang diketahui berinisial MIA (35) warga Botoran turut diamankan bersama 18 remaja.

"Pemilik ini kita amankan karena bandel tetap membuka warnet yang dapat memicu berkumpulnya orang," kata Rudi. 

Lanjutnya, pihaknya juga membubarkan pengunjung dan mengimbau untuk pulang ke rumah masing masing.

"Untuk yang kita bawa ke Polsek ini kita lakukan pemeriksaan atau interogasi, termasuk pada pemilik," paparnya.

Karena dianggap bandel, pihak kepolisian melakukan pembinaan baik pada pemilik dan 18 pengunjung lainnya dengan cara agar mereka membuat surat pernyataan.

"Kita minta agar mereka membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatanya, jika mengulangi hal serupa akan kita tindak dengan undang-undang yang ada," pungkasnya.