Jalur Sultan Agung diberi warna merah akan ditutup. (Foto: istimewa)
Jalur Sultan Agung diberi warna merah akan ditutup. (Foto: istimewa)

Pemkot Batu dan Polres Batu menetapkan kawasan social distancing di Kota Batu. Kawasan distancing itu berada di Jalan Sultan Agung (Jalan Kembar) dan Jalan Imam Bonjol. 

Pembahasan itu dilakukan usai teleconference dengan Gubernur dan Bupati/Wali Kota se Jawa Timur, yang dihadiri oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Zadiem Effisiensi beserta Asisten Pemerintahan M. Chori dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat di lantai 5 Balai Kota Among Tani, Jumat (27/3/2020).

“Di mana untuk Malang Raya yang disepakati pukul 08.00 – 11.00 WIB siang dan malam pukul 19.00-22.00 WIB untuk hari Sabtu dan Minggu,” katanya. 

“Untuk opsi kami libatkan dengan Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dengan harapan kita tidak mematikan rumah makan,” imbuh Harvi.

Hanya saja dengan ditetapkannya kawasan tersebut lanjut Harvi, mengharuskan rekayasa arus lalu lintas. “Kita putuskan di Mojorejo, di Harmoni, dan Di Batu Kusuma Agro dan Pesanggrahan Estate,” tambah lulusan Akademi Polisi 2001 ini. 

Ia menjelaskan sosial distancing (pembatasan sosial) merupakan adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah. Sementara itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan penarapan kawasan social distancing, lantaran masyarakat masih ada yang tidak menjalankan instruksi pemerintah.

“Dan bahwa masyarakat belum sadar akan bahayanya. Peningkatan OPD bahkan postitif dan meninggal belum membuat masyarakat sadar,” ucapnya.

“Alhamdulillah sudah ada keputusan penutupan jalan di Jalan Sultan Agung dan Perumahan di tiga tempat  dan 2 di kecamatan batu dan satu di Kecamatan junrejo,” tutup Dewanti.