Pengumuman oleh Dinas Perdagangan Kota Madiun, Jumat (20/3/2020)
Pengumuman oleh Dinas Perdagangan Kota Madiun, Jumat (20/3/2020)

Dalam rangka upaya pencegahan virus Corona (COVID-19), Dinas Perdagangan Kota Madiun memberikan pemberitahuan ditiadakannya Pasar Minggu di Pasar Burung Srijaya Madiun. Pengumuman ini disampaikan pada saat arisan paguyuban pedagang, Jumat (20/3/2020) kemarin.

Ditiadakannya Pasar Minggu ini bertujuan untuk membatasi jumlah pedagang kaki lima dari luar wilayah Madiun. Hal ini karena kebanyakan pedagang kaki lima yang berjualan di Pasar Srijaya berasal dari luar wilayah Madiun. Untuk sementara latihan bersama kicau burung yang biasanya dilakukan setiap hari Kamis di pasar ini juga ditiadakan untuk minggu ini dan minggu depan.

"Penutupan ini hanya berlaku untuk pedagang kaki lima, kalau untuk kios - kios masih diizinkan untuk buka," jelas Eko Purnomo, koordinator Dinas Pengelolaan Pasar.

Salah seorang pedagang, Hery juga menyampaikan bahwa penutupan ini sangat berdampak pada penghasilannya. Menurutnya sebelum ditutup saja penghasilan yang didapat tidak menentu apalagi jika ditutup.

"Kalau kios saya ini tetap buka, kan dagang tiap hari saja penghasilan nggak tentu apalagi kalau ditutup," pungkasnya.

Dia juga menambahkan jika Pasar Srijaya sendiri biasanya ramai pada hari Minggu, tidak seperti pasar sayur di sebelahnya yang ramai setiap hari.

Menurutnya yang penting berhati - hati dan tidak panik karena virus ini.

Saat ini belum ada informasi yang pasti mengenai sampai kapan Pasar Minggu ini ditiadakan, pasalnya pihak pengelola juga menunggu keputusan dari Dinas Perdagangan. Hal ini sama dengan belum adanya informasi rencana penyemprotan disinfektan di Pasar Srijaya.

Eko Purnomo turut menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak takut dengan adanya virus ini, terus menjaga kebersihan dan ini merupakan cara untuk membiasakan hidup bersih.