Data penyebaran Covid-19 di Jatim
Data penyebaran Covid-19 di Jatim

Pemprov Jatim kembali mengumumkan data terbaru perkembangan Covid-19 di Jawa Timur. Hingga Jum'at (20/3) pukul 18.00 WIB ternyata terjadi lonjakan cukup signifikan.

Terdata total ada 635 ODP (orang dalam pemantauan), 72 PDP (pasien dalam pengawasan) dan 15 positif Covid-19.

Terbanyak penambahan dari Kota Surabaya. Pada pagi hari ODP di Surabaya tercatat 18 orang dan pada sore harinya melonjak menjadi 175. Sehingga ada penambahan 157 orang dalam sehari.

Sementara yang positif Covid-19 di Surabaya menjadi 13 orang. Sebelumnya padahal pada pagi hari ada 7 orang saja.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam sesi konferensi pers menyampaikan hingga pukul 16.00 WIB ada penambahan jumlah positif Covid-19 hingga 6 orang. "Enam teridentifikasi dari rumah sakit yang ada di Surabaya, yang sudah positif menjadi 13. Kemudian total ODP di Jatim ada 635 dari tracing yang dilakukan dua hari ini," ujarnya.

Khofifah merinci 635 ODP 175 ada di Surabaya dan 74 ada di Malang Raya. "Hari ini ada tambahan 6 Covid-19 positif sehingga di Jatim ada 15. Dari 15 itu 13 ada di Surabaya, dua ada di Malang," tuturnya.

Data tersebut didapat pihak Pemprov Jatim dari tracking yang dilakukan selama dua hari terakhir ini. Tracking dengan cara mendata siapa saja orang yang telah kontak langsung dengan orang ODP maupun PDP.

Dari banyaknya temuan ini Khofifah kemudian menghimbau agar kegiatan yang menghadirkan orang banyak dapat dihindari dulu sementara. "Arahan dari berbagai tokoh agama juga untuk dipersilahkan beribadah di rumah," lanjutnya.

"Yang ternyata harus dilakukan peribadatan SOP-nya kami mohon bisa terpenuhi. Apakah penyemprotan disinfektan atau wastafel cuci tangan mengalir dan antispetik," imbuhnya kembali.