Masjid AR Fachruddin UMM yang tetap menjalankan salat Jumat di tengah wabah virus corona. (Foto: instagram @ar_fachruddin)
Masjid AR Fachruddin UMM yang tetap menjalankan salat Jumat di tengah wabah virus corona. (Foto: instagram @ar_fachruddin)

Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat berkaitan dengan pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 disikapi oleh organisasi Islam. Salah satunya Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Malang.

Salah satu dari fatwa yang dikeluarkan MUI pusat yakni berkaitan dengan penggantian salat Jumat dengan salat duhur di rumah. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi penyebaran penularan covid-19.

Berkaitan dengan hal itu, maklumat Muhammadiyah pusat pada dasarnya ikut menerima fatwa tersebut. Tetapi, dengan beberapa catatan.

Dari press release yang dikeluarkan, dinyatakan untuk kegiatan ibadah seperti salat Jumat di masjid dan salat berjamaah tetap dilaksanakan dengan beberapa ketentuan. Yaitu, apabila sakit, disarankan beribadah di rumah. Kemudian apa bila dipandang darurat, pelaksanaan salat Jumat dapat diganti dengan salat duhur di rumah.

Hal senada juga disampaikan PD Muhammadiyah Kota Malang. Masyarakat diharapkan untuk tidak terlalu khawatir akan hal itu.

Ketua PD Muhammadiyah Kota Malang Abdul Haris menyatakan, berkaitan dengan pelaksanaan salat Jumat, masjid yang berada di bawah naungannya tetap akan dibuka. Tidak ada instruksi penutupan atau pelarangan pembukaan masjid.

"Muhammadiyah kalau salat Jumat tetap dibuka. Wajib, baik itu di PDM juga nggak ditutup. Semuanya terbuka," ujarnya, Kamis (19/3).

Dijelaskan, untuk di Kota Malang, ada sekitar 130 masjid yang berada di bawah naungan PD Muhammadiyah. Semuanya akan tetap memberikan pelayanan bagi jamaah salat Jumat, kecuali masjid yang berada di kawasan sekolah Muhammadiyah.

"Hampir semua masjid buka. Kecuali yang di sekolah-sekolah karena sedang diliburkan. Dan Masjid Surya Gemilang yang berada di kawasan belakang UMM kampus III itu sepertinya tutup," jelasnya.

Beberapa masjid yang akan tetap menjalankan pelaksanaan salat Jumat yakni Masjid AR Fachruddin UMM, Masjid Khadijah di Jl Arjuno 19, Masjid Manarul Islam di Jl Danau Bratan Raya Sawojajar, dan Masjid Al Hikmah Jl Ir Rais III Tanjung, Kota Malang.

Lebih lanjut Haris menyatakan, selama tidak benar-benar ada warga yang terindikasi covid-19, salat Jumat tetap dijalankan. Namun, bagi masyarakat yang memang merasa kurang fit kondisi tubuhnya, dianjurkan untuk menjalankan ibadah di rumah.

"Selama memang tidak nyata terindikasi, salat Jumat tetap dilaksanakan. Tapi juga waspada dan antisipasi. Sesuai dengan surat edaran dari pusat, kalau itu menunjukkan memang terindikasi ada penyebaran, berarti jangan dilakukan dan didekati. Artinya, hanya yang tidak sehat tidak usah ke masjid dan tempat umum," tandasnya.