Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meminta kepada masyarakat agar tidak perlu panik atau takut berlebihan dengan adanya virus Corona. Dia justru menekankan agar lebih mewaspadai penyebaran Demam Dengue dan DBD. 

Sejak awal Januari hingga saat ini, sudah ada warga terdampak DD dan DBD. Kurang lebih ada 11 warga Kota Batu.

“Saya meminta warga Kota Batu gak perlu panik virus Corona, tapi waspada dengan DB dan DBD karena sudah ada yang terdampak,” ucap Dewanti.

Mengapa Dewanti meminta masyarakat lebih waspada terhadap DD dan DBD? Sebab saat ini di Kota Batu sudah ada terdampak, sehingga perlu diwaspadai.

“DBD dan DD yang di depan mata kita, warga kota sudah ada terdampak. Jadi kita harus menjaga kebersihan di lingkungan sekitar, jangan ada lagi yang terdampak,” imbuhnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu Kartika Trisulandari menambahkan, warga yang terdampak DD maupun DBD setiap tahunnya mengalami penurunan hingga stabil. Untuk awal tahun ini memang sudah ada 11 warga yang terdampak.

“Namun dari 11 warga yang terdampak itu sekarang sudah di rumah masing-masing. Kondisinya sudah membaik,” ujarnya.

Ia pun meminta jika mengetahui sanak saudara mengalami demam agar tanggap untuk segera memeriksakan di puskesmas atau rumah sakit terdekat. 

“Selain untuk segera memeriksakan ke dokter jika demam, masyarakat juga harus melakukan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur sampah yang berpotensi menimbulkan genangan air. Karena itu akan menjadi sarang berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti,” tutup Kartika.

Sedang dari data tahun 2017 mengalami penurunan yang signifikan yakni 19 orang DBD dan 97 orang Demam Dengue. Sedangkan pada tahun 2018 tercatat juga mengalami penurunan DBD bahkan tidak ada korban terserang DBD.

Tetapi untuk korban dan Demam Dengue sebanyak 11 orang. Dan tahun 2019 tercatat ada 168 warga yang menderita Demam Dengue, dan DBD ada 21 orang.