Tingkatkan Layanan, Pemkab Tulungagung Teken MOU dengan PN Tulungagung | Jatim TIMES

Tingkatkan Layanan, Pemkab Tulungagung Teken MOU dengan PN Tulungagung

Mar 14, 2020 19:12
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo  (Kemeja Kuning) bersama Ketua PN TUlungagung Marice Dillak tunjukan MOU yang telah ditandatangani  (foto : Joko Pramono/Jatim Times)
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo (Kemeja Kuning) bersama Ketua PN TUlungagung Marice Dillak tunjukan MOU yang telah ditandatangani (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Bupati Tulungagung,  Maryoto Bhirowo menghadiri launching (peluncuran) aplikasi form pengajuan perkara permohonan online (Peralon), serta penandatanganan MoU terkait kerja sama peningkatan pelayanan masyarakat di Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung, Jumat (13/03/2020) pagi.

Dalam penandatangan MOU itu, dijalin kerja sama antara Dispendukcapil Tulungagung dan PN Tulungagung untuk program Pojok Pengadilan. Kemudian MoU antara PN dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) untuk menayangkan layanan pengadilan melalui beberapa media seperti Videotron, Radio Guyub Rukun dan web milik Pemkab Tulungagung, dan MoU antara PN dengan Lapas Kelas IIB Tulungagung untuk program Sistem Besuk Online (Sibeline).

“Dengan adanya inovasi dan kerja sama ini, diharapkan bisa memudahkan masyarakat yang berurusan dengan pengadilan,” kata Maryoto Bhirowo, Jum’at (13/03/2020).

Maryoto menjelaskan, dalam aplikasi Peralon ini masyarakat bisa dengan mudah mengurus surat permohonan di antaranya perbaikan nama pada akta kelahiran, tanggal/tahun kelahiran, pembetulan nama orang trua, perbaikan identitas, hingga perubahan nama. Sedangkan aplikasinya bisa langsung di-download melalui internet.

“Untuk mempermudah pengenalan inovasi ini, petugas dari PN juga menyediakan help desk yang disebut pojok pengadilan yang bertempat di kantor Dispendukcapil,” terangnya.

Selain aplikasi Peralon lanjut Maryoto, PN juga meluncurkan tiga inovasi lain yang juga berbasis online seperti izin sita online (Italine), izin geledah online (Igeline), dan surat izin besuk online (Sibeline).

“Jadi dalam penandatangan MoU ini melibatkan empat pihak yakni dari Kejari, Lapas Klas IIb, PN, dan Pemkab,” imbuhnya.

Maryoto melanjutkan, pihaknya sangat mengapresiasi inovasi dari PN ini. Terlebih, terobosan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat khususnya warga Tulungagung.

Sementara itu Ketua Pengadilan Negeri Tulungagung Marice Dillak mengatakan, sebenarnya sistem ini sudah mulai dirintis sejak setahun yang lalu. Tujuannya jelas untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan dari Pengadilan Negeri Tulungagung.

“Seperti halnya program perubahan nama atau identitas seseorang dengan sistem online ini, maka pemohon akan lebih cepat terlayani dalam sehari,” katanya.

Selain itu lanjut Marice Dillak, selama ini beberapa inovasi tersebut sudah ada yang berjalan. Namun karena minimnya sosialisasi membuat program layanan online ini kurang diketahui oleh masyarakat.

“Makanya itu kita menggandeng semua pihak termasuk Diskominfo untuk bekerja sama mensosialisasikan program-program ini,” tukasnya.

Topik
Tulungagung berita tulungagung

Berita Lainnya