Assdep Industri dan Promosi Kemenpora RI Sarankan Banyuwangi Bangun Industri Olahraga | Jatim TIMES

Assdep Industri dan Promosi Kemenpora RI Sarankan Banyuwangi Bangun Industri Olahraga

Mar 14, 2020 17:20
Suasana FGD industri olahraga di Purwoharjo Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim TIMES
Suasana FGD industri olahraga di Purwoharjo Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim TIMES

Assdep Industri dan Promosi Kemenpora RI Sarankan Banyuwangi Bangun Industri Olahraga

Dalam beberapa tahun terakhir Banyuwangi mampu menjelma menjadi sebuah daerah yang sudah maju di industri pariwisata. 

Namun dinilai sudah waktunya untuk menggeser dan mengembangkan industri olahraga atau sport industry

Sehingga ketika ada kejenuhan dalam sektor pariwisata, industri  olahraga mampu menjadi bagian penting dalam rangka menumbuhkan ekonomi masyarakat.

Menurut Sandy Suwardi Hasan,  Assisten Deputi (Assdep) Industri dan Promosi Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia.

Hal tersebut akan menjadi gairah baru di Banyuwangi baik masyarakat yang ada di kota maupun yang ada di perdesaan.

"Saya berharap akan muncul orang orang hebat para atlit hebat apakah itu bola sepeda maupun basket bola voli yang lahir dan besar Banyuwangi dan  besar harapannya kota ujung timur Pulau Jawa akan menjadi bagian pilihan dari industri olahraga yang bisa berkembang di Indonesia,"jelas Sandy.

Dia menuturkan kebetulan Banyuwangi menjadi salahsatu kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak. 

Seyogyanya salah satu dari program yang harus ditawarkan oleh bupati Banyuwangi mendatang adalah bagaimana membuat masyarakat Banyuwangi berbudaya olahraga dan mengembangkan industri olahraga di Banyuwangi.

"Kalau kemudian tidak maka akan ada fase jenuh tentang dunia tourism,  kemudian  Banyuwangi menjadi mundur lagi. Nah, hari ini branding bagus dialihkan saja energinya dari murni tourism ke arah sport baik itu sport entertainment maupun sport industry,"papar Sandy.

Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan Banyuwangi sudah mengerjakan meskipun belum maksimal sehingga tinggal menambah.

"Tentu pengalaman memanage sport tourism yang dilakukan selama ini bisa menjadi modal untuk disinergikan dengan ide dan pandangan temen temen dari Jakarta termasuk Kemenpora,"ujarnya. 

 

Topik
Banyuwangi Berita Banyuwangi

Berita Lainnya